Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ladeni Bhayangkara FC, Pelatih PSM Fokus Benahi Efektivitas
Pelatih kepala PSM Makassar, Joop Gall, dalam jumpa pers virtual jelang laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2021/22 pada 8 Januari 2022. (Dok. MO PSM Makassar)

Makassar, IDN Times - Jelang laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Jumat besok (25/2/2022), masalah yang dihadapi PSM Makassar masih sama. Mereka terganggu absennya sejumlah pemain penting.

"Masih ada pemain belum sembuh dari cedera dan ada juga bayang-bayang kasus positif COVID-19," kata pelatih kepala PSM Joop Gall dalam sesi jumpa pers virtual pra-pertandingan, Kamis pagi (24/2/2022).

"Kita tidak bisa mempersiapkan tim dengan baik. Apalagi kami harus menunggu hasil PCR yang baru keluar setelah sesi latihan resmi. Dan tentunya jadwal yang padat juga jadi pengganggu," imbuhnya.

1. Efektivitas serangan PSM jauh dari memuaskan

Bek Bhayangkara FC Jajang Mulyana (kiri) berusaha hentikan laju gelandang PSM Makassar Wiljan Pluim (kanan) dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion Maguwoharjo Sleman, 6 November 2021. (Dok. Liga Indonesia Baru)

Dengan posisi di papan klasemen yang rawan tergelincir, coach Gall mengaku masih optimis bisa membawa timnya jauhi zona merah. Tapi, ia masih mencari semangat yang muncul pada awal-awal dirinya menukangi tim. Saat itu, PSM bisa mendapat delapan poin sebelum mereka terjun bebas dari papan tengah.

Lebih jauh, juru taktik asal Belanda itu masih mencari resep jitu bagi masalah efektivitas serangan. Dalam empat laga terakhir, Juku Eja memang memperoleh banyak peluang. Tapi semua urung berakhir di jalan gawang tim lawan.

"Di pertandingan melawan tim-tim besar, seperti Bali United dan Persib, yang saya lihat adalah kita layak mendapat paling tidak satu poin. Anak asuh saya sudah menunjukkan level permainan yang bagus dan kualitas yang kuat, terlepas dari kesalahan yang kita lakukan," katanya.

2. Sang lawan diuntungkan masa istirahat lebih panjang

Pesepak bola Bhayangkara FC Anderson Salles (tengah) dan rekan setimnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Borneo FC pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (16/2/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.

PSM sendiri masih tanpa beberapa pilar akibat cedera. Mereka adalah Hilman Syah, Anco Jansen dan Adam Mitter. Kemungkinan daftar ini bertambah sebab Manda Cingi mengalami masalah di kakinya di tengah laga tunda kontra Persib, Selasa lalu (22/2/2022).

Namun, beberapa nama dipastikan bisa kembali tampil. Seperti gelandang Muhammad Arfan serta bek kiri Abdul Rachman. Beberapa pemain pelapis berpotensi turun sejak menit pertama, sebagai bagian dari rencana rotasi.

Bicara tentang kondisi sang lawan, coach Gall menyebut pemain-pemain The Guardians relatif lebih segar karena masa recovery lebih panjang.

"Tentu ini sangat menguntungkan mereka, terlebih kita baru saja bermain dua hari lalu. Mereka tentu akan lebih fit dibanding kita. Tapi saya percaya anak asuh saya bisa menunjukkan level permainan yang lebih baik di laga besok," tutur eks manajer FC Emmen tersebut.

3. Yakob Sayuri yakin bisa menghambat laju The Guardians

Pemain PSM Makassar Yakob Sayuri dalam sesi latihan di Lapangan Karya Manunggal Sidakarya Denpasar, Kamis 17 Februari 2022. (Instagram.com/psm_makassar)

Berbicara dalam kesempatan yang sama, winger Yakob Sayuri berjanji bekerja lebih keras lagi dibanding laga sebelumnya. Kendati misi menjegal laju Bhayangkara FC terdengar mustahil, ia tetap yakin dengan semangat juang rekan-rekan setimnya.

"Laga besok sangat penting, apalagi sebelumnya kita kalah. Itu jadi motivasi tersendiri. Mungkin tidak berjalan mudah, tapi saya percaya jika kita sama-sama kerja keras dan andalkan Tuhan, kita akan mendapat hasil terbaik," kata pemilik nomor punggung 22 itu.

Sanggupkah anak-anak Makassar menghambat laju salah satu kandidat juara musim ini? Saksikan duel PSM Makassar versus Bhayangkara FC pada Jumat besok (25/2/2022), pukul 21.45 WIB.

Curated For You

Editorial Team

Related Article