Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kalah Lagi, Pelatih PSM Tetap Puji Semangat Pemainnya

Kalah Lagi, Pelatih PSM Tetap Puji Semangat Pemainnya
Pesepak bola Persib Bandung Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Aditya Putra Dewa (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022) malam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Share Article

Makassar, IDN Times - Misi bangkit yang Pasukan Ramang usung di laga tunda matchday ke-22 BRI Liga 1 2021/22 pada Selasa malam (22/2/2022) kembali pupus. Mereka justru dijinakkan oleh Persib Bandung dengan skor 0-2. Gol-gol tersebut datang dari David da Silva dan Zalnando.

Berbicara dalam sesi jumpa pers virtual selepas pertandingan rampung, pelatih kepala PSM, Joop Gall menyebut bahwa gol kilat Persib tak menggoyahkan semangat anak asuhnya.

"Tadi kita lihat pemain masih menunjukkan semangat juangnya. Kita masih bisa lakukan perlawanan, dan membuat beberapa peluang untuk mencari gol penyeimbang. Dan kita juga berusaha agar tak kemasukan gol kedua," ungkapnya.

1. Kualitas permainan PSM dan Persib disebut tak jauh berbeda

Pesepak bola Persib Bandung Frets Butuan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Hasim Kipuw (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022) malam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/hp.
Pesepak bola Persib Bandung Frets Butuan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Hasim Kipuw (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022) malam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/hp.

Meski cuma menguasai 40 persen aliran bola, PSM tak bermain buruk. Mereka bisa catatkan 7 shots on target sepanjang laga. Golgol Mebrahtu dan Yakob Sayuri silih berganti merepotkan kiper Teja Paku Alam lewat kombinasi serangan balik dan bola mati.

Persib juga punya 7 peluang tepat sasaran. Tapi positioning para pemain dan kejelian anak asuh Robert Rene Alberts manfaatkan ruang jadi pembeda terbesar.

Bicara strategi, coach Gall mengaku menempatkan Wiljan Pluim sedikit melebar. Ini untuk menyediakan ruang bagi satu pemain di tengah untuk mengalirkan bola ke depan. Strtegi "mengecoh" disebutnya berjalan baik.

"Menurut saya kualitas kita tidak jauh berbeda dengan Persib. Saya tidak melihat lawan melakukan sesuatu yang istimewa sepanjang pertandingan," ungkap pelatih asal Belanda tersebut.

2. Joop Gall meminta para pemain tetap menjaga motivasi

Pelatih kepala PSM Makassar Joop Gall berbicara dalam sesi jumpa pers virtual jelang laga pekan ke-24 BRI Liga 1 2021/22, Kamis 10 Februari 2022. (Dok. MO PSM Makassar)
Pelatih kepala PSM Makassar Joop Gall berbicara dalam sesi jumpa pers virtual jelang laga pekan ke-24 BRI Liga 1 2021/22, Kamis 10 Februari 2022. (Dok. MO PSM Makassar)

Bagi eks pelatih FC Emmen tersebut, semangat juang sudah ditunjukkan para pemain PSM selama 90 menit. Tapi, keberuntungan masih belum memihak. Kekalahan keempat secara beruntun membuat misi keluar dari ancaman degradasi kian sulit.

Namun, Gall yakin mereka masih punya kans untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Caranya, dengan menjaga semangat yang mereka perlihatkan kala menjajal Victor Igbonefo dkk.

"Dari apa yang saya lihat hari ini yakni motivasi, cara bermain dan semangat mereka, saya percaya di laga-laga ke depan, asalkan mereka menunjukkan hal-hal tersebut seperti hari ini, kita bisa mendapatkan hal baik," paparnya.

3. Bhayangkara FC jadi lawan Pasukan Ramang selanjutnya

Gelandang Persib Bandung Erwin Ramdani (kiri) dikawal oleh gelandang PSM Makassar Delvin Rumbino (kanan) dalam laga tunda pekan ke-22 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa 22 Februari 2022. (Twitter.com/persib)
Gelandang Persib Bandung Erwin Ramdani (kiri) dikawal oleh gelandang PSM Makassar Delvin Rumbino (kanan) dalam laga tunda pekan ke-22 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa 22 Februari 2022. (Twitter.com/persib)

Senada dengan sang pelatih, bek kiri Dallen Doke tetap yakin bahwa kemenangan adalah masalah waktu. Pemuda 24 tahun kelahiran Jakarta tersebut meminta rekan-rekannya menatap sisa musim dengan kepala tegak.

"Kita berlari hingga menit terakhir. Kita kemasukan di menit awal, tapi kita terus berjuang hingga akhir. Dari motivasi para pemain, saya yakin pemain akan bangkit. Apalagi ke depannya masih ada tim kuat yang menunggu. Kita yakin bangkit di laga selanjutnya," ungkap pemain pinjaman dari Persita tersebut.

Setelah jeda dua hari, Juku Eja sudah ditunggu tim papan atas lainnya yakni Bhayangkara FC pada Jumat mendatang (25/2/2022).

Share Article
Topics
Editorial Team
Ach. Hidayat Alsair
Aan Pranata
Ach. Hidayat Alsair
EditorAch. Hidayat Alsair

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More

5 Pemain PSM Paling Sibuk di Musim 2025/2026, Didominasi Para Bek

30 Mei 2026, 17:06 WIBSport