Makassar, IDN Times - Perdana Menteri Timor-Leste Kay Rala Xanana Gusmao mengingatkan generasi muda agar tidak terlalu bergantung pada teknologi, termasuk Google dan artificial intelligence (AI). Hal itu disampaikan Xanana setelah menerima gelar doktor kehormatan atau Doctor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Tamalanrea, Makassar, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Xanana, pendidikan seharusnya tidak hanya membuat generasi muda mampu menggunakan teknologi. Pendidikan juga harus mendorong mereka untuk berpikir, meneliti, mencari informasi, dan memahami berbagai persoalan secara mendalam.
Xanana mengatakan perkembangan teknologi harus disikapi secara bijak. Dia menilai generasi muda tidak boleh menjadikan Google dan AI sebagai satu-satunya sumber untuk memahami persoalan.
"Kita tidak butuh generasi muda jika mereka bergantung terlalu banyak pada Google dan AI, karena mereka tidak akan menjadi mesin," kata Xanana.
Menurut Xanana, dunia terus berkembang karena adanya generasi muda yang mau melakukan penelitian dan mencari jawaban. Mereka juga harus berusaha memahami berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
