Makassar, IDN Times - Kementerian Perhubungan menjadikan proyek kereta api Makassar-Parepare sebagai proyek prioritas di tahun 2022. Proyek kereta Makassar--Parepare diharapkan memperkuat layanan infrastruktur untuk mendorong kegiatan pemulihan ekonomi.
Proyek Kereta Api Makassar–Parepare sepanjang 144 km merupakan bagian dari jaringan kereta api Trans Sulawesi yang akan menghubungkan seluruh Pulau Sulawesi. Pada tahun ini pengerjaan difokuskan untuk pembangunan jalur segmen Kabupaten Maros--Barru sepanjang 59,6 km. Juga disiapkan jalur belok KA Mangilu--Tonasa di Kabupaten Pangkep sepanjang 1,5 km.
Jalur kereta api Makassar--Parepare ditargetkan dapat beroperasi sebagian pada triwulan IV 2022. Kereta api ini siap mengangkut penumpang dan logistik. Jika tidak ada aral melintang, kemungkinan jalur tersebut beroperasi sekitar bulan Oktober 2022
"Tahun ini kita canangkan operasi KA penumpang dan barang. Kereta Api Makassar Parepare siap beroperasi tahun 2022 dicanangkan pada triwulan IV," kata Amanna Gappa, ketika ditemui di kantornya di Jalan Daeng Matoa Makassar, Kamis 17 Februari 2022.
Amanna Gappa memastikan proyek kereta api terus berjalan. Saat ini, prosesnya masih di tahapan pengerjaan tanah yang ditargetkan selesai bulan Juni. Setelah itu, masuk ke tahapan pemasangan rel.
Amanna Gappa optimistis jalur Barru--Maros bisa segera rampung. Sebab persoalan lahan yang selama ini selalu menjadi hambatan dalam pengerjaan proyek dianggap telah tuntas. Menurut data BPKA Sulsel, progres pengadaan lahan di semua segmen telah mencapai 100 persen. Akses Tonasa juga telah mencapai 99,8 persen. Hanya segmen E yang belum ada progres karena pengerjaan memang belum sampai ke sana.
Seperti apa progres proyek Kereta Api Makassar-Parepare ini? Berikut petikan wawancara khusus IDN Times dengan Amanna Gappa.
![[WANSUS] Kereta Api Makassar-Parepare Beroperasi Tahun Ini](https://image.idntimes.com/post/20220228/whatsapp-image-2022-02-28-at-123104-27455c354dcdf4f6c7f10351d17b38f5.jpeg)