Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral! Banjir Parah di PT IMIP Morowali, Benarkah Tanggul Jebol?

Kota Makassar
Viral! Banjir Parah di PT IMIP Morowali, Benarkah Tanggul Jebol?
Tangkapan layar video banjir di IMIP Morowali, Senin (17/3/2025)/Istimewa
  • Banjir dan lumpur melanda Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
  • Video berdurasi 34 detik diunggah oleh akun Instagram @kulitintamks memperlihatkan banjir disertai lumpur yang melanda kawasan PT. IMIP.
  • Head of Media Relations Department PT IMIP, Dedy Kurniawan, menyebut banjir terjadi akibat luapan air sungai Kumpi yang tak mampu menampung debit air akibat hujan deras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar IDN Times - Sebuah video memperlihatkan terjadi banjir di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (17/3/2025).

Dalam video yang berdurasi 34 detik yang diunggah akun instagram @kulitintamks memperlihatkan, banjir disertai lumpur melanda kawasan PT. IMIP.

Akun tersebut juga menuliskan keterangan "Hujan Deras Membuat Tanggul PT IMIP 8 Jebol, Semoga Tidak Ada Korban Jiwa".

  1. PT IMIP Bantah Tanggul Jebol

    Tangkapan layar video banjir di IMIP Morowali, Senin (17/3/2025)/Istimewa
    Tangkapan layar video banjir di IMIP Morowali, Senin (17/3/2025)/Istimewa

    Head of Media Relations Department PT IMIP, Dedy Kurniawan, yang dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu benar terjadi area PT IMIP 8. Namun ia membantah informasi bahwa banjir terjadi karena ada tanggul yang jebol.

    "Areanya benar di (PT) IMIP 8 di sekitar lokasi pembangunan pabrik baru. Tapi bukan tanggul," ujarnya kepada IDN Times.

  2. Klaim Banjir Akibat Hujan Deras dan Luapan Sungai

    Tangkapan layar video banjir di IMIP Morowali, Senin (17/3/2025)/Istimewa
    Tangkapan layar video banjir di IMIP Morowali, Senin (17/3/2025)/Istimewa

    Dedy menyebut, banjir terjadi akibat luapan air sungai Kumpi yang tak mampu menampung debit air akibat hujan deras yang terjadi hingga dini hari.

    "Banjir biasa karena curah hujan yang tinggi kayak di Makassar sekarang. Tadi subuh kejadiannya," ucapnya.

    Namun, ia mengaku kurang lebih 2-3 jam banjir sudah surut dan operasional perusahaan tidak terganggu. "Banjirnya sudah surut," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More