Ketua DPD Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin (9/9/2024). IDN Times/Ashrawi Muin
Sementara itu, Ketua Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan partainya siap berkolaborasi dengan partai lain di DPRD Makassar. Dengan demikian, partai tidak hanya memikirkan kepentingannya tetapi juga sistem kontrol legislatif terhadap pemerintahan harus berjalan maksimal.
"Artinya kita mengajak supaya Golkar benar-benar bisa punya peran dalam proses pembangunan yang ada di Kota Makassar," kata Munafri atau yang disapa Appi.
Untuk pembentukan fraksi dan alat kelengkapan dewan, Appi, mengatakan pihaknya sementara membahas dan mengaturnya. Sedangkan untuk jabatan pimpinan DPRD, Appi berharap Sumarmika lah yang tetap menjadi wakil secara definitif.
"Pasti kita akan menetapkan sesuai dengan kebutuhan yang ada di DPRD. Kita tidak akan mengosongkan satu pun yang menjadi haknya kita dalam komposisi yang ada di DPRD Makassar," kata Appi.
Meski begitu, Appi juga menegaskan bahwa kondisi saat ini masih dinamis. Bisa jadi Suharmika yang tetap sebagai wakil ketua DPRD atau bisa juga bukan. Dia menjelaskan ada beberapa pertimbangan sebelum menetapkan siapa pimpinan DPRD dari parpol tersebut.
"Menurut saya harus punya pengalaman supaya tidak belajar dari nol. Kalau punya pengalaman, artinya mereka sudah punya gambaran sebelumnya mana yang harus diperbaiki mana yang harus ditingkatkan, dan mana yang ditinggalkan, mana yang tidak boleh dilakukan," kata Appi.