Makassar, IDN Times - Penggunaan transportasi publik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dinilai belum efektif. Setidaknya begitulah yang dijelaskan Pengamat Transportasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Lambang Basri.
Menurut Lambang, sebuah sistem transportasi publik baru dikatakan efektif saat semuanya saling terintegrasi. Selain itu, penggunaan transportasi publik juga harusnya lebih tinggi dari penggunaan kendaraan pribadi.
"Kalau kita berbicara mengenai tata kelola, belum efektif. Padahal kota berkembang karena angkutan umum," kata Lambang saat diwawancarai IDN Times, Rabu (21/9/2022).
