Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat memberikan keterangan pers di posko Gugus Tugas COVID-19 Sulsel, Senin (27/4). Humas Pemprov Sulsel
Nurdin sebelumnya mengaku optimis dapat menyelesaikan persoalan COVID-19 di daerahnya seiring dengan pengurangan penggunaan APBD penangangan wabah virus. "Kita mau deklarasi pertama di Sulsel dan penggunaan APBD paling rendah," kata Nurdin saat berdiskusi dengan tim edukasi peserta wisata COVID-19 di Makassar, kemarin, dilansir Antara.
Optimisme itu juga berangkat dari data jumlah tingkat kesembuhan pasien. Dari empat daerah yang dianggap menjadi episentrum penyebaran virus skala nasional, Sulsel menjadi salah satu daerah dengan tingkat kesembuhan tinggi. Persentasenya mencapai 34,93 persen. Menyusul Jawa Timur dengan persentase 15,57 persen, Jawa Tengah 14,43 persen, Jawa Barat 14,42 persen, dan DKI Jakarta 14,16 persen.
Nurdin berharap, penanganan COVID-19 itu bisa selesai dengan cepat dan tidak terlalu menguras APBD. "Virus ini bisa dilawan dengan imunitas yang kuat. Nah, imunitas yang kuat itu kita dapat dari istirahat yang cukup, makan yang bergizi, makan vitamin, jangan cemas, jangan stres," ujar Nurdin.