Silpa Kota Makassar Diprediksi Hampir Capai Rp1 Triliun

Makassar, IDN Times - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Pemerintah Kota Makassar pada akhir tahun 2024 diperkirakan meningkat signifikan. Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, dalam acara Refleksi Akhir Tahun di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (27/12/2024).
Menurut Danny, salah satu penyebab tingginya Silpa adalah banyaknya proyek besar yang tertunda selama masa cutinya ketika berkampanye Pilkada. Proyek-proyek tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga anggaran yang sudah dialokasikan tidak terserap secara optimal.
"Soal silpa yang mencapai Rp1 triliun, karena waktu saya cuti, tidak ada dibelanjakan sama sekali," kata Danny.
1. Danny menduga ada unsur kesengajaan proyek ditahan

Danny berasumsi bahwa proyek-proyek tersebut sengaja ditahan dan tidak dijalankan. Namun dia sendiri mengaku enggan menduga-duga.
"Saya tidak menuduh, tapi sepertinya sengaja tidak dikasih jalan itu proyek. Saya sudah melaporkan. Jadi tidak boleh disalahkan, Kemendagri waktu saya datang, bahwa (proyek) yang besar-besar itu tidak mau dikasih jalan," kata Danny.
2. Masih menunggu angka pasti besaran Silpa

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menyatakan pihaknya belum mengumumkan angka pasti dari silpa. Namun dia menyebut angkanya tidak mencapai Rp1 triliun.
"Saya belum tahu berapa kisarannya sambil kita menunggu teman-teman dari BPKAD untuk menghitung besok atau lusa," jelasnya.
3. Rasionalisasi anggaran untuk antisipasi besarnya Silpa

Namun yang pasti, pihaknya telah merasionalisasi anggaran melalui perubahan APBD untuk mengantisipasi kenaikan Silpa. Program yang tidak berjalan dievaluasi sedangkan anggarannya dialihkan pada proyek yang lebih mendesak.
"Misalnya program yang tidak jalan apakah perlu penguatan, perlu penganggaran. Tapi (APBD) Perubahan sudah selesai, mudah-mudahan Silpanya tidak terlalu besar," kata Zulkifli.


















