Sekolah Rakyat di Sulsel Terus Meluas, Target Capai 29 Lokasi

- Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan telah berjalan di sembilan lokasi dengan progres tertinggi di Makassar mencapai 47 persen, dan ditargetkan meluas hingga total 29 titik pembangunan.
- Sekolah Rakyat merupakan program unggulan Presiden Prabowo melalui Kementerian Sosial yang menyasar keluarga miskin ekstrem dengan menyediakan fasilitas pendidikan, asrama, makan, dan perlengkapan siswa secara terpadu.
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan program ini sebagai strategi memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu sesuai amanat Pasal 34 UUD 1945.
Makassar, IDN Times - Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan signifikan pada tahap awal pelaksanaannya. Pemerintah provinsi mencatat pembangunan telah berjalan di sembilan lokasi dengan progres yang bervariasi di tiap daerah.
Capaian tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, saat kegiatan silaturahmi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia di Makassar, Sabtu (18/4/2026). Dia melaporkan progres pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah daerah.
"Alhamdulillah semua progres berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana," kata Andi Sudirman.
1. Progres pembangunan di Makassar tertinggi

Di Makassar, capaian pembangunan menjadi yang tertinggi dengan progres mencapai 47 persen. Sementara itu, sejumlah daerah lain juga menunjukkan perkembangan yang relatif merata, seperti Bone 42 persen, Sinjai dan Takalar masing-masing 45 persen, serta Sidrap 39 persen.
Kemudian di Wajo progres pembangunan tercatat 37 persen, Barru 35 persen, Tana Toraja 29 persen, dan Soppeng 26 persen. Secara umum, seluruh titik pembangunan masih berada dalam jalur perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah.
Provinsi Sulawesi Selatan juga mendapat tambahan kuota pembangunan Sekolah Rakyat. Penambahan tersebut memperluas jumlah lokasi pembangunan yang telah berjalan sebelumnya.
"Alhamdulillah udah disetujui lagi 7 SR tahun ini. Sementara pengusulan ini sudah disetujui, ada lagi 13 yang diusulkan dan lengkap dengan berkasnya. Jadi kalau 9 tambah 7 ini luar biasa sudah 16, tambah 13, sudah 29," kata Sudirman.
2. Program unggulan untuk keluarga miskin ekstrem

Sekolah Rakyat menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang dilaksanakan Kementerian Sosial. Program ini dirancang dengan konsep terpadu, mulai dari penyediaan asrama, makan, pendidikan, hingga perlengkapan siswa.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan program ini ditujukan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sering luput dari perhatian negara. Program ini menyasar keluarga miskin ekstrem.
"Presiden mengajak kita untuk menoleh kepada mereka yang belum terbawa dalam proses pembangunan. Mereka yang belum beruntung yang oleh presiden disebut sebagai the invisible people. Orang yang penderitaannya tidak nampak," kata Gus Ipul, sapaannya.
3. Jadi strategi perluas akses pendidikan bagi kelompok rentan

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan anak-anak dari keluarga paling tidak mampu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Dia menyebut banyak di antara masyarakat yang tidak mampu mengakses pendidikan.
"Maka salah satu langkah strategisnya presiden adalah mendirikan yang disebut dengan sekolah rakyat untuk keluarga paling tidak mampu," katanya.
Dia menjelaskan bahwa program ini menyasar keluarga paling tidak mampu berdasarkan data pemerintah. Selanjutnya, dia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut merujuk pada Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945.
"Kita sebenarnya apal semua ya. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara," katanya.

















