Kloter Ganjil Debarkasi Makassar Alami Delay hingga 4 Jam

- Sejumlah kloter jemaah haji Debarkasi Makassar mengalami keterlambatan hingga empat jam akibat padatnya lalu lintas penerbangan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
- Keterlambatan paling banyak dialami kloter ganjil karena pesawat yang digunakan harus bolak-balik mengangkut jemaah dari Arab Saudi ke Indonesia.
- Kloter genap masih berjalan sesuai jadwal, sementara PPIH terus memantau dan berkoordinasi dengan maskapai agar pemulangan jemaah berikutnya tetap lancar.
Makassar, IDN Times - Sejumlah kelompok terbang (kloter) jemaah haji Debarkasi Makassar mengalami keterlambatan kepulangan dari Arab Saudi. Keterlambatan tersebut terutama terjadi pada kloter ganjil akibat padatnya lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengatakan Kloter 3 yang tiba pada Rabu (3/6/2026) mengalami keterlambatan sekitar empat jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Kondisi serupa juga terjadi pada Kloter 5 yang tiba hari ini, Jumat (5/6/2026).
"Jadi kemarin Kloter 3 delay selama 4 jam dari rencana awal. Itu akibat dari padatnya penerbangan di Jeddah," kata Ikbal di Asrama Haji Sudiang Makassar.
1. Padatnya penerbangan di Jeddah jadi penyebab utama

Ikbal menjelaskan kepadatan penerbangan terjadi seiring dimulainya fase pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi. Bandara King Abdul Aziz menjadi titik keberangkatan ribuan jemaah dari berbagai negara yang pulang secara bersamaan.
"Kita tahu sendiri bahwa pada saat awal pemulangan jemaah haji itu sudah padat penerbangan di Bandara King Abdul Aziz," katanya.
Menurut Ikbal, kepadatan penerbangan itulah yang berdampak pada operasional penerbangan jemaah haji. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah jadwal kepulangan jemaah Debarkasi Makassar turut mengalami keterlambatan.
2. Kloter ganjil berpotensi lebih terdampak

PPIH Debarkasi Makassar mencatat keterlambatan sejauh ini lebih banyak terjadi pada kloter ganjil. Hal tersebut karena pesawat yang digunakan harus bolak-balik mengangkut jemaah dari Arab Saudi ke Indonesia.
"Makanya padatnya penerbangan di Jeddah pesawat Kloter 3 dan 5 dan kemungkinan pesawat-pesawat kloter ganjil itu berdampak," kata Ikbal.
Dia menyebut keterlambatan masih berpotensi terjadi pada kloter berikutnya. Kondisi itu dapat terjadi jika kepadatan penerbangan di Jeddah belum kembali normal sepenuhnya.
"Tadi kita lihat Kloter 5 masih delay sampai 4 jam, kita berdoa bersama semoga segera kembali normal keadaan ini," katanya.
3. Kloter genap masih relatif aman

Meski demikian, Ikbal mengatakan jadwal penerbangan untuk kloter genap hingga saat ini masih berjalan sesuai rencana. PPIH berharap kondisi operasional penerbangan di Jeddah segera kembali normal sehingga tidak memengaruhi jadwal pemulangan jemaah berikutnya.
"Sampai saat ini kloter genap masih aman. Kenapa kloter ganjil delay, karena penerbangan Kloter 3 itu pesawatnya bolak-balik mengangkut jemaah. Makanya Kloter 5, Kloter 7 kemungkinan Kloter 9 semoga bisa cepat normal kembali," katanya.
PPIH Debarkasi Makassar terus memantau perkembangan jadwal penerbangan jemaah haji. Selain itu, koordinasi dengan maskapai juga terus berlangsung agar proses pemulangan berjalan lancar.


















