Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Santri di Makassar Tewas Usai Jatuh dari Lantai Empat Ruko

Santri di Makassar Tewas Usai Jatuh dari Lantai Empat Ruko
Ilustrasi orang meninggal dunia (IDN Times/Mia Amalia)
Share Article

Makassar, IDN Times - ZK (16), seorang santri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tewas usai terjatuh dari lantai empat gedung di dekat sekolahnya. Kejadiannya di bangunan ruko di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Minggu pagi (28/7/2024).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Panakkukang Iptu Sangkala menjelaskan kronologi ZK terjatuh. Awalnya, ZK bersama teman-temannya sedang bermain di atap bangunan ruko saat terjatuh.

"Dia main-main di atas atap rukonya lalu terjatuh. Dari tempat tahfiznya (pesantren), dia jalan," kata Iptu Sangkala saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (29/7/2024).

1. Korban menginjak atap yang rapuh

Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

Bangunan ruko itu, kata Sangkala, berada tak jauh dari pondok tahfiz tempat ZK menimba ilmu. Jaraknya sekitar empat bangunan.

Dia menjelaskan ZK bejalan menyusuri atap ruko-ruko tersebut. Namun naas, ZK terjatuh saat menginjak salah satu bagian atap seng yang rapuh.

"Ada empat ruko dari pesantrennya. Karena dia (ZK)jalan di atas atapnya tetangga tahfiznya. Nanti di ruko keempat itu dia injak seng plastik yang untuk pencahayaan ternyata itu rapuh, jatuhlah dia ke bawah," kata Sangkala.

2. Diduga karena terima tantangan parkour

ilustrasi olahraga parkour (Flickr.com/JohnDoesPictures)
ilustrasi olahraga parkour (Flickr.com/JohnDoesPictures)

Menurut informasi yang beredar, para remaja itu berada di atas atap bangunan ruko lantai empat karena mereka saling tantang untuk olahraga parkour dengan melewati deretan bangunan. Jika mereka berhasil melewati deretan bangunan ruko, maka akan diberi hadiah uang tunai senilai Rp 150 ribu.

Namun terkait hal ini, pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan. Iptu Sangkala mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan tantangan parkour itu.

"Kalau untuk itu, kami belum temukan fakta dari situ. Nanti kami dalami dulu apakah memang betul seperti itu. Kegiatan apa sehingga anak santri ada di atas ruko," kata Sangkala.

3. Polisi periksa sejumlah saksi

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sebelumnya, jenazah korban telah diperiksa di RS Bhayangkara.

Selain itu, polisi juga memeriksa para saksi. Teman-teman dan penanggung jawab pondok tahfiz tempat ZK tinggal dan belajar juga diperiksa untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Kami masih periksa pengasuh dari pondok kemudian tiga orang dari teman almarhum yang ada pada saat kejadian," kata Sangkala.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Dosen di Sulut Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kekerasan Seksual

01 Jul 2026, 20:11 WIBNews