Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Salat Istisqa di Al Markaz, Appi dan Warga Makassar Minta Hujan Turun
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi. (Dok. Humas Pemkot Makassar)
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran pemerintah dan warga menggelar Salat Istisqa di Masjid Al Markaz Al-Islami untuk memohon hujan di tengah kemarau panjang.
  • Kemarau berdampak pada ketersediaan air bersih, irigasi, dan pemadaman listrik bergilir; Pemkot mengerahkan Damkar serta BPBD mendistribusikan air ke 50-60 titik per hari.
  • Untuk penanganan jangka panjang, Pemkot Makassar menambah sekitar 18 SPAM tahun ini dan mengintervensi sumber air serta peralatan yang tersedia agar kebutuhan warga terpenuhi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi. Salat Istisqa digelar sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termasuk Kota Makassar.

Salat Istisqa dimulai sekitar pukul 07.00 Wita. Dalam kegiatan tersebut, Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, menjadi khatib, sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

1. Appi sebut Salat Istisqa sebagai bentuk penghambaan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi. (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Munafri mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

"Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan," ujarnya.

Menurut Munafri, kemarau panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga menimbulkan berbagai dampak lain, mulai dari berkurangnya ketersediaan air untuk irigasi hingga pemadaman listrik bergilir.

Ia mengatakan prakiraan BMKG mengenai potensi hujan yang baru turun pada akhir Oktober merupakan sebuah prediksi. Menurutnya, manusia tetap dapat melakukan ikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT.

"Ini perkiraan. Tapi semua ada yang mengatur, dan hari ini kita hadir bersama-sama untuk meminta kepada Pengaturnya untuk menurunkan. Doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada Sang Pengatur, Sang Maha Kuasa, Allah SWT," tuturnya.

2. Pemkot Makassar distribusikan air ke 50-60 titik

Jeriken dan galon yang dibawa warga untuk mendapatkan bantuan air bersih di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu (2/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Munafri mengatakan kondisi kekeringan membuat Pemkot Makassar mengambil langkah penanganan kedaruratan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Pemkot Makassar terus melakukan penanganan langsung di wilayah yang mengalami kekeringan. Munafri juga telah meninjau sejumlah lokasi untuk memastikan kebutuhan air masyarakat mendapat intervensi pemerintah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Distribusi tersebut dilakukan ke sekitar 50 hingga 60 titik setiap hari.

"Kita support dengan berbagai macam tahap. Baik melalui pembangunan SPAM, terus ada Dinas Pemadam, Dinas BPBD yang turun setiap hari hampir 50 sampai 60 titik untuk mendistribusi kebutuhan air," jelasnya.

Pemerintah juga mengintervensi sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Kami bantu untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover dua RW. Ini kami coba cepat untuk mengintervensi hal-hal yang seperti ini," katanya.

3. Pemkot tambah 18 SPAM untuk penanganan jangka panjang

Fasilitas SPAM di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Rabu (19/8/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Selain penanganan darurat melalui distribusi air bersih, Pemkot Makassar juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air.

Di bawah kepemimpinan Munafri, Pemkot Makassar tengah melakukan upaya penanganan air bersih melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Tahun ini, pemerintah menambah sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air.

Munafri menegaskan pemerintah akan terus memaksimalkan berbagai sumber air yang masih tersedia agar distribusinya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

"Di mana ada sumber-sumber air yang maksimal, langsung kita intervensi supaya kebutuhan air ini bisa terdistribusi dengan baik," pungkasnya.

Kegiatan Salat Istisqa turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta para kepala lembaga dan instansi vertikal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article