Makassar, IDN Times - Pejabat Wali Kota Rudy Djamaluddin mengungkapkan rencananya terkait penanganan COVID-19 di Makassar. Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menunjuknya menggantikan Yusran Jusuf yang dianggap tidak mampu mengatasi masalah tersebut.
Saat ini Makassar merupakan penyumbang terbesar pasien positif COVID-19 di Sulsel. Jumlah kasus baru terus bertambah belakangan ini. Rudy menyebut kunci penanganan wabah ada di tengah masyarakat.
"Yang pertama yakni kepatuhan. Semua elemen masyarakat, siapapun itu harus patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Baik menggunakan masker saat beraktivitas, rajin cuci tangan dan jaga jarak. Jika ini dipatuhi, maka COVID-19 di Makassar akan selesai," kata Rudy saat memimpin apel tim penyemprot disinfektan di Pelabuhan Paotere Makassar, Sabtu (27/6).
