Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Resah Akibat KKB, Warga Kosongkan Empat Kampung di Tembagapura

Resah Akibat KKB, Warga Kosongkan Empat Kampung di Tembagapura
IDN Times/Widi Widuri
Share Article

Makassar, IDN Times - Setelah proses evakuasi warga sejak Jumat (6/3) pekan lalu, sebanyak empat perkampungan di Distrik Tembagapura dipastikan telah kosong. Keempat kampung tersebut yakni Waa, Banti, Optiwak dan Kimbeli. Mereka menyingkir lantaran aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama dua pekan terakhir.

"Semua penduduk asli Amungme yang tinggal di sana, termasuk warga yang mendulang di Kali Kabur seluruhnya telah diturunkan ke Timika karena situasi di sana tidak nyaman. Dalam kondisi yang tidak nyaman itu, warga tidak bisa bertahan, untuk pergi membeli bahan kebutuhan pokok di Tembagapura saja mereka kesulitan karena situasi yang tidak memungkinkan," tutur Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob seperti dikutip dari laman kantor berita Antara pada hari Kamis (12/3).

1. Ada empat kampung di Distrik Tembagapura yang kini ditinggal penduduknya untuk sementara

(ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)
(ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)

Johannes pun kembali menegaskan bahwa tidak ada penampungan khusus untuk para pengungsi. Ribuan warga yang dievakuasi menuju ibu kota Kabupaten Mimika, langsung menuju ke rumah kerabat masing-masing yang tersebar di sejumlah pemukiman sekitar dan dalam Kota Timika.

Senada dengan Johannes, warga Tembagapura yang saat ini berada Distrik Kuala Kencana menuturkan bahwa nyaris semua penduduk empat kampung telah berada di Timika, termasuk para pendulang yang sehari-harinya bekerja di Kali Kabur.

2. Keamanan jadi alasan para penduduk meminta dievakuasi ke ibu kota Kabupaten Mimika

Personel TNI dan Polri mengevakuasi warga dari perkampungan Distrik Tembagapura di Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (8/3/2020) malam WIT. Menurut data Pemkab Mimika, lebih dari seribu warga di sejumlah perkampungan Distrik Tembagapura dievakuasi ke Timika menyusul baku tembak antara aparat TNI dan Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang mengakibatkan akses logistik dan pendidikan lumpuh (ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)
Personel TNI dan Polri mengevakuasi warga dari perkampungan Distrik Tembagapura di Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (8/3/2020) malam WIT. Menurut data Pemkab Mimika, lebih dari seribu warga di sejumlah perkampungan Distrik Tembagapura dievakuasi ke Timika menyusul baku tembak antara aparat TNI dan Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang mengakibatkan akses logistik dan pendidikan lumpuh (ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding)

Semua harta benda dan ternak terpaksa harus ditinggalkan untuk sementara waktu demi keselamatan diri. Berbicara kepada Antara dalam anonimitas, mereka mengaku takut sewaktu-waktu menjadi korban dalam kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok KKB.

Menurut data Dinsos Mimika pada hari Minggu (8/3) silam, ada 1.662 penduduk beberapa kampung di Tembagapura yang dievakuasi. Mereka berangkat menuju Timika menggunakan belasan armada bus milik PT Freeport, disertai pengawalan dari personel gabungan TNI-Polri.

3. Para pengungsi dari Tembagapura bakal menerima bantuan logistik dalam waktu dekat ini

ANTARA/Evarianus Supar
ANTARA/Evarianus Supar

Sementara itu, berton-ton bantuan untuk warga Tembagapura yang dievakuasi ke Timika masih berada di gudang kompleks Gereja Kingmi Jemaat Rehobot, Mile 32, Distrik Kuala Kencana. Kepala Bidang Jaminan dan Perlindungan Sosial Dinsos Mimika, Johannis Pattiasana, rupanya masih menunggu daftar warga penerima.

"Setelah bantuan terkumpul semuanya makan akan dibagikan secara merata kepada semua warga empat kampung Distrik Tembagapura yang telah dievakuasi ke Timika. Di titik-titik mana saja warga itu tinggal sementara di Timika, yang paling mengetahuinya yaitu kepala kampung (kepala desa), tokoh agama dan tokoh masyarakat. Mereka akan menyerahkan daftar nama warga masing-masing untuk mendapatkan bantuan," ungkap Johannis.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ach. Hidayat Alsair
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Sulsel Usul Anggaran Inpres Jalan Daerah 2027 Naik Jadi Rp350 M

27 Jun 2026, 20:51 WIBNews