Makassar, IDN Times - Prof. Jamaluddin Jompa terpilih kembali menjadi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2025-2030. Dia menang pemungutan suara dalam Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa Majelis Wali Amanat Unhas, di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Dalam pemungutan suara, Prof. JJ meraih suara mayoritas, yaitu 23 dari total 24 suara. Prof. JJ unggul jauh dari pesaingnya, Prof. Budu, yang meraih satu suara, serta Prof. Sukardi Weda, yang tidak memperoleh suara.
"Berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak dengan ini menetapkan Prof Jamalauddin Jompa sebagai Rektor Unhas periode 2026 - 2030," kata Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Prof. Andi Alimuddin Unde saat membacakan berita acara penetapan Rektor Unhas di Jakarta.
Pemilihan rektor kali ini digelar di Jakarta setelah PPR mempertimbangkan dinamika jadwal para anggota MWA, khususnya dari unsur eksternal kampus. Penetapan waktu dan lokasi juga merupakan hasil konsultasi Ketua MWA dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek).
Anggota MWA Unhas yang memiliki hak suara berasal dari unsur internal dan eksternal kampus. Dari unsur eksternal, terdapat sejumlah pejabat tinggi dan tokoh masyarakat.
Pejabat ex-officio yang menjadi anggota MWA Unhas antara lain Menteri Dikti Saintek Prof. Brian Yuliarto, Menteri Pertanian RI Dr. Andi Amran Sulaiman (dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PP IKA Unhas). Serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang diwakili Kepala Bapenda Sulsel Reza Faisal Saleh. Selain itu, unsur tokoh masyarakat diisi oleh Tony Wenas (CEO Freeport Indonesia), M. Arsyad Rasjid (pengusaha nasional), dan Prof. Sangkot Marzuki (ilmuwan).
