Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa saat meninjau hari pertama UTBK-SBMPTN di Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa 17 Mei 2022. (Dok. Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin)
Kepolisian di Makassar saat ini masih terus mendalami keterangan keenam orang terduga jaringan pelaku kecurangan UTBK Unhas. Ronald mengatakan pihaknya mengembangkan kasus ini karena adanya kemungkinan jaringan dan pelaku lain.
"Kita nanti masih kembangkan lagi untuk mencari jaringan lain, sabar ya. Pada intinya mereka masih diamankan di Polrestabes dan untuk perkembangannya nanti kita akan memberitahukan ke rekan-rekan media, terima kasih," ungkap AKBP Ronald.
Keenam orang yang telah ditahan polisi hingga kini belum diketahui identitasnya. Mereka masing-masing adalah tiga peserta UTBK, dua orang Satpam Unhas yang ditangkap di luar ruang ujian, dan satu orang lain yang diamankan di sekitar lingkungan kampus Unhas.
Pihak kampus Unhas menjelaskan, keenam orang jaringan tersebut beraksi dengan menggunakan beberapa handphone. Alat itu dipakai sebagai media komunikasi para pelaku. Dari peserta, pengawas yang diduga para Satpam dan sumber kunci jawaban soal UTBK Unhas.