Polisi di Minsel Sulut Viral Diduga Mabuk Lalu Lepaskan Tembakan

Seorang polisi Minsel viral setelah diduga mabuk, melepas tembakan, menantang, dan memukul warga saat bertugas pada patroli dini hari 24 Oktober 2026.
Insiden bermula ketika patroli membubarkan warga yang minum alkohol; warga diduga melempari mobil patroli, sementara seorang anggota terluka terkena panah wayer.
Polres Minsel menangkap satu terduga provokator dan memeriksa personel patroli; pelanggaran akan ditindak sesuai disiplin, hukum, serta kode etik Polri.
Manado, IDN Times - Seorang polisi yang bertugas di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, viral di media sosial. Ia diduga mabuk saat menjalankan tugas pada Sabtu (24/10/2026) dini hari.
Dalam video yang beredar, polisi tersebut bahkan sempat melepas tembakan ke warga. Ia juga menantang hingga memukul warga.
Kapolres Minsel, AKBP David Candra Babega, membenarkan bahwa polisi yang ada dalam video merupakan anggotanya. "Iya benar, saat itu polisi sedang bertugas," ujarnya, Minggu (25/10/2026).
1. Bubarkan kerumunan

Kapolres Minsel, AKBP David Candra Babega. Dok. Polres Minsel Peristiwa bermula saat polisi sedang patroli malam. Saat itu, mereka mendapati warga tengah berkerumun dan mengonsumsi minuman keras.
"Petugas kemudian mengimbau agar aktivitas tersebut dihentikan dan warga kembali ke rumah masing-masing guna mencegah gangguan keamanan," tutur David.
Namun, warga yang tak terima justru melempar mobil patroli menggunakan batu. Personel pun mencari orang yang diduga melempar batu tersebut.
2. Berselisih dengan warga

Foto kerusakan mobil patroli Polres Minsel akibat lemparan batu warga, Sabtu (24/10/2026). Dok. Polres Minsel Pelemparan batu tersebut membuat polisi dan warga sekitar berselisih paham. Ditambah lagi, seorang anggota patroli terluka di bagian kaki akibat terkena panah wayer. Akibatnya, polisi tersebut saat ini masih harus menjalani perawatan
Di tempat kejadian perkara, polisi memang menemukan sembilan buah panah wayer. Dalam peristiwa tersebut, polisi menangkap seorang warga yang diduga melakukan provokasi.
Di sisi lain, Polres Minsel juga memeriksa personel patroli. "Langkah ini dilakukan guna mendalami apakah ada dugaan pelanggaran saat menjalankan tugas," tambah David.
3. Jadi bahan evaluasi

Panah wayer yang ditemukan Polres Minsel di TKP, Sabtu (24/10/2026). Dok. Polres Minsel David menegaskan jika ditemukan pelanggaran, maka personel akan ditindak sesuai aturan disiplin, hukum, dan kode etik Polri. Ia ingin memastikan anggotanya menjalankan tugas sesuai dengan aturan, terutama dalam situasi yang berpotensi memicu konflik dengan masyarakat.
"Ini juga menjadi bahan evaluasi kami dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan personel," sambung David.
Namun, ia juga memastikan bahwa anggotanya tetap akan rutin melaksanakan patroli untuk mencegah terjadinya kriminalitas. Ia juga mengimbau masyarakat tidak membahayakan orang lain seperti melempar benda dan menggunakan senjata ke petugas.



















