Ilustrasi. (IDN Times/Hana Adi Perdana)
Terpisah, Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura 1 Handy Heryudhitiawan memastikan insiden keluar landasan pesawat Garuda Indonesia sama sekali tidak mengganggu sistem penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
"Inisiden ini tidak berdampak pada operasional beberapa penerbangan berikutnya karena proses lepas landas dan mendarat dapat dialihkan ke runway 13-31. Penerbangan berikutnya pun tidak mengalami keterlambatan," kata Handy dalam siaran pers yang diterima jurnalis malam ini.
Pesawat tipe Airbus 330-300 dengan nomor registrasi PK-GHD, disrebutkan Handy tidak mengalami kerusakan berarti. Pesawat ini membawa 14 penumpang dan 12 kru pesawat.
"Saat ini masih dilakukan investigasi untuk mengetahui penyebab insiden ini. Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tengah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, terutama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan tindak lanjut penanganan insiden pesawat tersebut," imbuh Handy.