Makassar, IDN Times - Kasus pengeroyokan siswa SMK 5 Makassar oleh senior kepada adik kelasnya yang berinisial IM berujung damai. Perdamaian itu lantaran orang tua korban memaafkan para pelaku.
Orang tua korban, Hamzah Hambali, mengaku tidak ada untung bagi dirinya sekalipun kasus ini dibawa ke ranah hukum. Karena itu, dia memilih berjiwa besar dengan memaafkan para pelaku yang telah membuat anaknya terluka.
"Saya memaafkan karena apa untungnya kalau saya menuntut. Saya hanya berharap anak saya dapat dibina kembali dan belajar kembali di sekolah ini," kata Hamzah, Rabu (31/7/2024).
