Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemuda di Makassar Diserang Geng Motor, Anak Panah Menancap di Dahi
Seorang pemuda berinisial S (21) dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban penyerangan kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (17/8/2026) malam/Istimewa
  • Pemuda berinisial S (21) dirawat setelah diduga diserang kawanan geng motor di Makassar.
  • Serangan diduga terjadi saat korban berbelanja di Alfamart kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene.
  • Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut meski belum menerima laporan resmi dari keluarga korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?
Vote Now
Kamis (30/7) malam

Terjadi bentrokan antara geng motor dan warga Tamajene di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Salah satu kendaraan milik geng motor dibakar warga.

Sabtu, 1 Agustus 2026

Sepeda motor trail dibakar dalam bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Motor tersebut disebut merupakan hasil begal.

Senin (17/8/2026) malam

S (21) diduga diserang kawanan geng motor di Makassar dan dilarikan ke rumah sakit.

Selasa (18/8/2026)

Iptu Uji Mughni membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menyatakan belum menerima laporan resmi, tetapi tetap melakukan penyelidikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?
Vote Now
  • What?
    Seorang pemuda diduga diserang kawanan geng motor hingga anak panah busur menancap di dahinya.
  • Who?
    S (21), warga Kecamatan Tallo, diduga menjadi korban. Iptu Uji Mughni menyampaikan keterangan kepolisian.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Alfamart kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
  • When?
    Senin (17/8/2026) malam, sekitar pukul 18.30 Wita.
  • Why?
    Motif penyerangan per saat ini masih belum diketahui. Polisi menduga korban diserang komplotan geng motor.
  • How?
    Korban diserang ketika singgah berbelanja, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina dan dirujuk ke RSU Daya Makassar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?
Vote Now

Seorang kakak bernama S yang berumur 21 tahun diserang saat belanja di Alfamart di Makassar. Ada anak panah busur menancap di dahinya. Kakak S dibawa ke rumah sakit. Polisi bilang mereka belum menerima laporan dari keluarga, tetapi tetap menyelidiki kejadian itu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?
Vote Now

Penyelidikan tetap dilakukan kepolisian meski laporan resmi dari keluarga korban belum diterima. Langkah ini menunjukkan peristiwa yang menimpa S tetap ditangani sambil menunggu pelaporan resmi. Korban juga telah memperoleh perawatan medis, mulai dari Rumah Sakit Ibnu Sina hingga rencana rujukan ke RSU Daya Makassar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?
Vote Now

Makassar, IDN Times - Seorang pemuda berinisial S (21) dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban penyerangan kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (17/8/2026) malam.

Dalam foto yang beredar, dahi korban tertancap anak panah busur sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

1. Korban diseramg saat belanja di minimarket

ilustrasi geng motor (unsplash.com/Colin Lloyd)

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang singgah berbelanja di sebuah minimarket kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang sekitar pukul 18.30 Wita.

"Kejadian tersebut benar, korban merupakan warga kecamatan Tallo yang sementara singgah berbelanja di Alfamart," kata Uji kepada IDN Times, Selasa (18/8/2026).

2. Belum terima laporan, namun polisi tetap kejar pelaku

Ilustrasi penangkapan seorang tersangka menggunakann borgol di tangannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Uji menyebut, dugaan sementara korban diserang komplotan geng motor, meski demikian hingga saat ini polisi belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban terkait peristiwa penyerangan tersebut.

"Untuk laporan polisi hingga saat ini belum ada. Namun kami tetap melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut sambil menunggu pihak keluarga korban melapor secara resmi," kata Uji.

3. Lokasi korban diserang rawan serangan geng motor

ilustrasi seseorang di borgol (pexels.com/Kindel Media)

Korban awalnya dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina Jl Urip Sumoharjo kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum (RSU) Daya Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Kemarin penyampaian dari anggota rencana dirujuk ke RS Daya," ucapnya.

Diketahui, sekitar kawasan tersebut, sudah dua kendaraan milik geng motor yang dibakar warga. Pertama bentrokan terjadi antara geng motor melawan warga Tamajene di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (30/7) malam.

Kedua sepeda motor trail yang dibakar dalam bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar pada Sabtu, 1 Agustus 2026, motor tersebut merupakan motor hasil begal.

Yuk, pilih pendapatmu soal penyelidikan polisi

Perlukah polisi menyelidiki meski belum ada laporan resmi?

See More
Perlu tetap diselidiki
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Menunggu laporan resmi

Curated For You

Editorial Team

Related Article