Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pelayanan 2 Puskesmas di Makassar Dibatasi usai Nakes Positif COVID-19
Ilustrasi nakes APD (ANTARA FOTO/Fauzan)

Makassar, IDN Times - Dinas Kesehatan Kota Makassar membatasi aktivitas pelayanan di dua puskesmas. Kondisi itu terjadi di Puskesmas Minasaupa, Kecamatan Rappocini dan Puskesmas Sudiang Raya, Kecamatan Bingkanaya.

Pembatasan pelayanan di puskesmas terkait maraknya penyebaran COVID-19 di kalangan tenaga kesehatan.

"Bukan dihentikan, tapi diatur pelayanannya. Yang dibuka hanya layanan UGD," kata Kepala Dinkes Makassar dr Nursaidah Sirajuddin kepasa IDN Times saat dikonfirmasi, Sabtu (26/2/2022).

1. Ada 23 orang nakes di dua puskesmas yang terpapar COVID-19

ilustrasi nakes kelelahan setelah memberikan pelayanan pasien positif COVID-19 (IDN Times/Ervan)

Nursaidah mengatakan, pelayanan di dua puskesmas itu ditata ulang karena sejumlah petugas kesehatan terpapar COVID-19. Dia menyebut jumlah nakes terpapar totalnya 23 orang.

Hasil positif itu diketahui pekan ini. Para nakes pun diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pelayanan selain UGD di dua puskesmas itu dialihkan sementara.

  1. "Pelayanan lainnya dialihkan ke puskesmas terdekat," kata Nursaidah.

2. Nakes bergantian bertugas di UGD

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Nursaidah mengatakan, UGD puskesmas hanya diperuntukan bagi masyarakat yang betul-betul butuh penanganan serius. Petugas kesehatan yang melayani di dua puskesmas ini pun mesti berjaga bergantian.

Mereka bertugas mengisi kekosongan petugas nakes yang terpapar. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya intens menyemprotkan cairan disinfektan.

  1. "Sambil kita tunggu hasil pemeriksaan lanjutannya," ucapnya.

3. Pelayanan bakal normal bila seluruh nakes telah negatif

ilustrasi tenaga kesehatan (ANTARA FOTO/Fauzan)

Lebih lanjut, kata Nursaidah, sembari isolasi mandiri, nakes terapar diminta untuk rutin mengecek kondisi kesehatan mereka.

"Hanya berlangsung lima hari karena yang sudah lima hari nakes terpapar diharapkan langsung swab kontrol," terangnya.

Bila hasil swab telah diketahui, dia akan menyusun kembali jadwal pelayanan kesehatan di puskesmas.

Editorial Team

Related Article