Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Okupansi Hotel Bintang Sulsel Meningkat pada Juni 2026
Ilustrasi pekerja merapikan kamar hotel. (ANTARA FOTO/Angga Palguna)
  • Okupansi hotel berbintang di Sulawesi Selatan mencapai 49,50 persen pada Juni 2026, naik 3,36 poin secara bulanan dan 6,51 poin secara tahunan.
  • Hotel bintang 4 dan 5 mencatat hunian tertinggi 52,22 persen; perjalanan wisatawan nusantara mencapai 3,97 juta, sementara kunjungan wisatawan mancanegara turun menjadi 1.363.
  • Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang mencapai 1,40 malam, sedangkan okupansi hotel nonbintang dan akomodasi lain naik menjadi 20,77 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Selatan mencapai 49,50 persen pada Juni 2026. Angka tersebut meningkat 3,36 poin dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 46,14 persen dan naik 6,51 poin dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 42,99 persen.

Peningkatan tingkat hunian hotel terjadi di tengah bertambahnya perjalanan wisatawan nusantara ke Sulawesi Selatan. Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sulsel mencapai 3,97 juta perjalanan atau meningkat 7,33 persen dibandingkan Mei 2026.

1. Hotel bintang 4 dan 5 masih mencatat okupansi tertinggi

Ilustrasi kamar-kamar hotel berbintang. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaid)

Dikutip dari Berita Resmi Statistik yang diterbitkan pada 3 Agustus 2026, BPS mencatat hotel bintang 4 dan 5 memiliki tingkat hunian tertinggi pada Juni, yakni mencapai 52,22 persen. Disusul hotel bintang 3 sebesar 50,19 persen, hotel bintang 2 sebesar 47,46 persen, dan hotel bintang 1 sebesar 33 persen.

Secara tahunan, peningkatan TPK terjadi pada seluruh klasifikasi hotel berbintang. Kenaikan tertinggi dialami hotel bintang 1 sebesar 9,85 poin, sedangkan dibandingkan bulan sebelumnya peningkatan terbesar terjadi pada hotel bintang 3 yang naik 5,14 poin.

2. Wisatawan nusantara meningkat, wisatawan asing sebaliknya

Wisatawan menyusuri Sungai Pute dengan perahu listrik di kawasan karst Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (IDN Times/Aan Pranata)

Jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Sulawesi Selatan pada Juni 2026 tercatat sebanyak 3.970,51 ribu perjalanan. Secara kumulatif Januari–Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus ke Sulsel mencapai 22,99 juta perjalanan atau meningkat 4,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Selatan justru menurun. Pada Juni 2026 tercatat sebanyak 1.363 kunjungan, turun 33,93 persen dibandingkan Mei 2026 dan turun 30,42 persen dibandingkan Juni 2025. Wisatawan asal Malaysia masih menjadi yang terbanyak dengan 672 kunjungan, disusul Singapura sebanyak 85 kunjungan.

3. Rata-rata tamu menginap 1,4 malam

Ilustrasi wisatawan mengabadikan momen liburan. (IDN Times/Aan Pranata)

BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang selama Juni 2026 mencapai 1,40 malam. Durasi menginap terlama terjadi di hotel bintang 4 dan 5 dengan rata-rata 1,58 malam, disusul hotel bintang 3 selama 1,37 malam.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya juga mengalami peningkatan. Pada Juni 2026 tingkat huniannya mencapai 20,77 persen, naik 1,78 poin dibandingkan Mei 2026 dan meningkat 2,36 poin dibandingkan Juni tahun lalu.

Editorial Team

Related Article