Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Musim Hujan Tapi Suhu Panas? Ini Penjelasan BMKG Makassar

Musim Hujan Tapi Suhu Panas? Ini Penjelasan BMKG Makassar
Ilustrasi terik matahari. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Makassar, IDN Times - Cuaca panas dirasakan warga Kota Makassar dan sekitarnya belakangan ini. Padahal diketahui bahwa awal Desember semestinya sudah masuk musim hujan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merespons situasi tersebut. Menurut mereka, cuaca panas yang terjadi saat ini di awal musim hujan disebabkan adanya psikontropis atau gangguan atmosfer berupa tekanan rendah di Samudera Pasifik laut Filipina, di sebelah Utara Indonesia.

"Kemudian itu bergerak sampai ke wilayah laut China selatan itu ada pusaran tekanan rendah, atau sampai kepada psikontropis jelawat namanya," kata Subkoordinator Pelayanan BMKG IV, Rizky Yudha kepada IDN Times Sulsel, Senin (25/12/2023).

Rizky menjelaskan, normalnya pada bulan Desember, tekanan rendah berada di belahan bumi Selatan Indonesia. Namun kenyataannya saat ini berada di bagian Utara, yang mempengatuhi pasokan uap air yang masuk ke wilayah Sulawesi Selatan.

"Sehingga kondisi cuaca lebih kondusif (panas), hujannya berkurang sekali," ucapnya.

1. Puncak musim hujan pada Januari 2024

Prakirawan BBMKG IV Makassar/BBMKG IV Makassar
Prakirawan BBMKG IV Makassar/BBMKG IV Makassar

Meski terjadi psikontropis, sebagian wilayah Sulsel saat ini sudah memasuki musim hujan. Sedangkan puncak musim hujan diperkirakan pada awal tahun depan.

"Prakiraannya puncak musim hujan terjadi di wilayah Sulsel bagian Barat seperti kota Makassar, Januari tahun depan," kata Rizky.

2. Intensitas hujan masih ringan

Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk saat ini, tim BMKG melihat baru beberapa wilayah di Sulsel terjadi hujan intensitas sedang disertai kilat dan petir. Adapun secara umum, intensitas hujan disebut ringan.

"Kalau hujan yang intensitasnya itu sedang yang disertai kilat petir, dan angin kencang di Sulsel bagian utara kemudian sebagian Pangkep, Maros dan Gowa," Rizky mencontohkan.

3. Waspadai bencana banjir di awal tahun

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar menunjuk perubahan cuaca. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar menunjuk perubahan cuaca. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)

Seiring prakiraan puncak musim hujan pada Januari 2024, masyarakat diimbau waspada. Sebab hujan intensitas tinggi bisa berdampak bencana hidrometorologi, seperti banjir dan longsor. Untuk saat ini potensinya kecil.

"Biasa bencana hidro yang sering terjadi itu banjir sampai angin puting beliung. Namun untuk sekarang potensi banjir ada tapi kan skala ruang atau wilayahnya sangat kecil sekali," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dahrul Lobubun
EditorDahrul Lobubun

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemprov Sulsel Dorong Jalan Barombong Masuk Usulan Inpres Jalan Daerah

27 Jun 2026, 22:10 WIBNews