Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Munafri Tegaskan Seleksi Sekda Kota Makassar tanpa Titipan

Munafri Tegaskan Seleksi Sekda Kota Makassar tanpa Titipan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin . (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan proses seleksi Sekda tidak akan diwarnai titipan atau intervensi
  • Seleksi terbuka untuk jabatan strategis Sekda Kota Makassar telah dibuka sejak 25 Maret 2025 dan akan berakhir pada 8 April 2025
  • Posisi Sekda dianggap sangat vital dan strategis, harapannya proses seleksi ini melahirkan figur yang mampu membawa perubahan signifikan di tubuh birokrasi
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan proses seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar tidak akan diwarnai titipan atau intervensi dari pihak mana pun. Dia memastikan seluruh tahapan seleksi akan berjalan transparan dan profesional.

“Tidak ada nama yang saya siapkan. Saya memilih berdasarkan kapabilitas. Kita serahkan mekanismenya ke ‘mekanisme pasar’. Artinya, yang terbaiklah yang akan terpilih, bukan berdasarkan kedekatan,” kata Munafri, Minggu (6/4/2025). 

1. Ada 10 orang pendaftar

Balai Kota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin
Balai Kota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Seleksi terbuka untuk jabatan strategis Sekda Kota Makassar telah dibuka sejak 25 Maret 2025. Seleksi ini akan berakhir pada 8 April 2025 besok. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 10 orang telah mendaftarkan diri. Enam di antaranya bahkan telah menemui langsung Munafri untuk menyampaikan niat mengikuti seleksi sekaligus meminta restu secara informal. 

“Sudah ada yang datang minta restu, lengkap dengan dokumen-dokumennya. Mereka sadar bahwa mereka bersyarat, dan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi,” ungkapnya.

Mereka yang meminta restu adalah Andi Bukti (Plt Kepala Dinas Pendidikan), Zulkifli (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Irwan Bangsawan (Kepala Badan Kesbangpol), Mario Said (Plt Kepala Dinas Kominfo), Ahmad Namsum (Badan Kepegawaian Daerah), dan Irwan Adnan (Penjabat Sekda saat ini). 

Sementara itu, empat pendaftar lainnya berasal dari lingkungan Pemprov Sulsel serta institusi di luar lingkup Pemerintah Kota Makassar.

2. Munafri sebut posisi Sekda jabatan vital

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (IDN Times/Istimewa)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (IDN Times/Istimewa)

Munafri menyebut posisi Sekda sebagai jabatan yang sangat vital dan strategis dalam roda pemerintahan kota. Karena itu, dia berharap proses seleksi kali ini melahirkan figur yang mampu membawa perubahan signifikan di tubuh birokrasi.

“Sekda ini sangat seksi! Ini jantung pertahanan dari jalannya sistem pemerintahan. Karena itu, seleksi ini diharapkan bisa memberi warna baru yang baik bagi roda birokrasi di Kota Makassar,” jelasnya.

3. Tegaskan Sekda bukan sekadar jabatan administratif

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (IDN Times/Istimewa)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (IDN Times/Istimewa)

Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan harus menjadi penggerak utama birokrasi. Sekda juga harus mampu menjembatani visi kepala daerah dengan pelaksanaan teknis di lapangan.

“Tidak cukup hanya cakap di atas kertas, tapi harus punya leadership dan keberanian mengeksekusi,” imbuhnya. 

Munafri juga memastikan bahwa seluruh proses seleksi akan berlangsung terbuka. Seleksi ini akan menitikberatkan pada rekam jejak, kompetensi, serta integritas para calon.

“Sekarang kita serahkan mekanismenya pada mekanisme pasar. Siapa yang terbaik, dialah yang akan terpilih. Semua orang punya hak yang sama,” katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More