Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Munafri Minta Kasus Dugaan Kekerasan oleh Jukir Diproses Hukum
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Dok. Pemkot Makassar)
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan dugaan kekerasan oleh juru parkir di Jalan Sungai Tangka harus diproses hukum karena tindakan anarkis tidak bisa dibenarkan.
  • Munafri meminta Perumda Parkir Makassar Raya menjaga pelayanan publik agar tetap profesional dan bebas dari sikap arogan petugas di lapangan.
  • Ia juga mengingatkan seluruh juru parkir untuk bekerja sesuai aturan serta menggunakan atribut resmi demi memastikan ketertiban dan kejelasan identitas petugas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta dugaan aksi kekerasan yang melibatkan seorang juru parkir (jukir) terhadap pengendara di Jalan Sungai Tangka diproses sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Munafri saat menanggapi video yang viral di media sosial. Video itu memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang pengendara usai berselisih dengan pria yang diduga sebagai juru parkir.

1. Kekerasan harus diproses hukum

Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

Munafri menegaskan setiap tindakan kekerasan merupakan pelanggaran hukum. Menurutnya, kasus tersebut harus diproses oleh aparat penegak hukum.

"Ya tentu yang namanya kekerasan harus diproseslah, tidak bisa tidak," kata Munafri kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Menurut Munafri, setiap persoalan yang terjadi di lapangan seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog. Tindakan anarkis atau kekerasan, kata dia, tidak dapat dibenarkan.

"Kan semuanya bisa dibicarakan, tapi kalau harus melakukan kekerasan ini menurut saya sudah melanggar hukum dan harus diproses," katanya.

2. Minta Perumda Parkir jaga pelayanan kepada masyarakat

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Munafri mengatakan Perumda Parkir Makassar Raya memiliki tanggung jawab memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Dia mengingatkan agar tidak ada sikap arogan dari petugas di lapangan.

"Perumda Parkir ya pasti harus menjaga pelayanan masyarakat. Tidak boleh ada arogansi yang muncul di dalam sana," tegasnya.

3. Jukir diminta bekerja sesuai aturan

Ilustrasi juru parkir (jukir). (IDN Times/Khusnul Hasanah)

Selain mengedepankan pelayanan yang baik, Munafri meminta setiap juru parkir menjalankan tugas sesuai aturan. Dia juga menegaskan petugas parkir harus menggunakan atribut resmi yang telah ditetapkan.

"Dibicarakan. Kan mereka punya dasar aturan, mereka punya atribut dan sebagainya," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article