Makassar, IDN Times - Meski terpisah 10 ribu kilometer, riak-riak perang Rusia-Ukraina tetap terasa hingga Sulawesi Selatan. Invasi militer Rusia yang terjadi sejak 21 Februari lalu menandai babak baru hubungan dua negara tetangga yang tak pernah akur sejak tahun 2014.
Menurut dosen Hubungan Internasional Universitas Bosowa, Muhammad Fahmi, kekhawatiran terbesar ada pada sektor ekonomi baik di level lokal dan nasional.
"Konflik tersebut bakalan berimbas pada kenaikan harga migas dunia sehingga Indonesia, yang beban APBN untuk subsidi migasnya cukup besar, akan diberatkan. Akibatnya, ada potensi inflasi," ujar Fahmi saat dihubungi IDN Times pada Sabtu siang (26/2/2022).
