Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih mempertahankan status siaga darurat bencana kekeringan. Pemkot masih mempertimbangkan apakah akan tetap berstatus siaga darurat, ditingkatkan menjadi tanggap darurat atau bahkan status tersebut dicabut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menjelaskan kondisi cuaca saat ini tidak seperti tahun lalu. Saat kekeringan tahun 2023 lalu, hari tanpa hujan benar-benar lama dan kering.
"Saat ini, meskipun tidak hujan di Makassar tapi ada hujan di Gowa, ada hujan di Maros sehingga ini juga bisa menampung sumber air baku dari PDAM," kata Hendra, Rabu (2/10/2024).
