Makassar, IDN Times - Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi Sulel (AMPDS) menggelar Mimbar Demokrasi di Lapangan STIE AMKOP, Minggu (17/12/2023). Mahasiswa lintas kampus itu menyikapi situasi politik dan demorkrasi teranyar, terutama jelang Pemilu 2024.
Mimbar demokrasi ini mengusung tema perlawanan "Lawan Politik Dinasti dan Pelanggar HAM", yang dikemas dalam bentuk Panggung Rakyat. Selain melibatkan mahasiswa 12 kampus ternama di Makassar, pesertanya juga terdiri dari sopir angkot (petepete), tukang becak, bentor dan komunitas Vespa, dan organisasi tunarungu.
Menurut Aspar Muin selaku salah satu inisiator gerakan, Mimbar Demokrasi merupakan respons atas situasi demokrasi Indonesia yang diobrak-abrik kekuasaan rezim Jokowi.
"Jokowi telah membawa demokrasi pada titik nadir, di mana kekuasaannya telah mengintervensi hukum demi melanggengkan kekuasaan keluarga dan memberikan jalan mulus bagi anaknya untuk dapat maju sebagai Capres," kata Aspar menegaskan dasar inisiatif gerakan ini.
