Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Maba Unhas Meninggal saat Mengikuti PKKMB
Ribuan mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Universitas Hasanuddin tahun ajaran 2023/2024, Senin (14/8/2023). (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times - Seorang mahasiswi baru Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin meninggal saat mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu pagi (16/8/2023). Sebelumnya mahasiswi berinisial SST itu pingsan di tengah kegiatan.

Kabar meninggalnya maba itu dibenarkan Humas Unhas Ahmad Bahar. Unhas tengah menggelar PKKMB di kampus Tamalanrea sejak Senin (14/8/2023).

"Memang benar ada Maba meninggal, dan penyebabnya kita tidak tahu," kata kata Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Rabu malam.

1. Tiba-tiba tak sadarkan diri usai kembali dari toilet

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

Ahmad mengatakan, SST terjatuh di ruangan kegiatan PKKMB usai kembali dari toilet. Kejadiannya sekitar pukul 7.40 Wita. Tim medis sempat memeriksa kondisinya, namun tidak ada respons sehingga SST dilarikan ke rumah sakit.

"Yang bersangkutan memang sedang ikut kegiatan kampus tapi saat itu dia pingsan, dan pihak panitia langsung membawanya ke rumah sakit. Tapi saat di rumah sakit itu dia meninggal," Ahmad menjelaskan.

2. SST dinyatakan meninggal di rumah sakit

unhas.ac.id

Ahmad mengatakan, SST dibawa ke RS dr. Wahidin Sudirohusodo. Dia dinyatakan meninggal sekitar pukul 9.08 Wita. Jasadnya dibawa pulang oleh keluarga ke rumah duka pada siang hari lalu dikebumikan di hari yang sama.

“Hasil diagnosis, dia mengalami penurunan kesadaran karena syok kardiogenik,” ujar Ahmad.

Ditanyai soal kemungkinan SST kelelahan mengikuti kegiatan kampus, Ahmad Bahar enggan menyimpulkan. "Saya tidak tahu soal itu, kan keluarga langsung ambil," katanya.

3. Pihak keluarga menolak autopsi

(Ilustrasi rumah sakit) IDN Times/Sukma Shakti

Ahmad mengatakan, pihak kampus sudah mengupayakan autopsi terhadap jasad SST. Itu sebagai bahan evaluasi dan mencari tahu penyebab kematian. Namun keluarga SST menolak

"Tidak ada proses karena pihak keluarganya kan tidak mau diautopsi dan mengaku menerima dengan ikhlas," katanya.

Editorial Team

Related Article