Makassar, IDN Times - Kualitas udara di Makassar pada Rabu (21/10/2026) pagi berada dalam kategori sedang. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan di Maros, konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat sebesar 51,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 07.00 WITA.
Konsentrasi PM2.5 menjadi salah satu indikator untuk memantau kondisi udara karena partikel berukuran sangat kecil ini dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. PM2.5 adalah partikel udara dengan diameter kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Ukurannya yang sangat kecil membuat partikel ini dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan ketika terhirup.
Grafik riwayat pemantauan BMKG menunjukkan konsentrasi PM2.5 mengalami perubahan sejak tengah malam. Pada pukul 00.00 WIB, konsentrasinya berada di kisaran 57 µg/m³, kemudian turun menjadi sekitar 44 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB dan 39 µg/m³ pada pukul 02.00 WIB.
Setelah mengalami penurunan, konsentrasi partikulat kembali meningkat. Pada pukul 03.00–06.00 WIB, grafik memperlihatkan tren kenaikan dengan angka terakhir mencapai sekitar 52 µg/m³, sejalan dengan catatan pengukuran sebesar 51,9 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dapat mengikuti pembaruan informasi kualitas udara dari BMKG. Kondisi udara juga perlu diperhatikan oleh kelompok yang lebih rentan terhadap polusi, termasuk anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
