Kepala Kanwil Kemenag Sulsel M. Tonang Meninggal di Jakarta

Makassar, IDN Times - Berita duka menyelimuti Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel, Muhammad Tonang, meninggal dunia pada Kamis (19/12/2024) di Jakarta.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Humas Kanwil Kemenag Sulsel, Mawardi. Muhammad Tonang dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB.
"Iya, beliau meninggal sekitar pukul 10.30 WIB. Beliau sedang mengikuti acara di Jakarta," ujar Mawardi saat dikonfirmasi IDN Times via telepon.
1. Jenazah almarhum tengah diurus untuk dipulangkan ke Makassar

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya Muhammad Tonang. Namun, diduga almarhum kelelahan hingga jatuh pingsan.
"Konfirmasinya belum ada sih tapi beliau sementara mengikuti acara sana pusat. Mungkin kelelahan langsung jatuh pingsan," kata Mawardi.
Saat ini, jenazah almarhum tengah diurus untuk dipulangkan ke Makassar, tempat kediaman keluarganya. Belum ada informasi resmi mengenai lokasi pemakaman, namun dipastikan akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan, tempat tinggal keluarga.
"Belum ada karena sementara ini lagi fokus mengurus pemulangan jenazah beliau dari Jakarta ke Makassar. Kediaman beliau ada di sini," kata Mawardi.
3. Karier panjang di Kemenag

Muhammad Tonang resmi menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Sulsel sejak 26 Maret 2024. Dia dilantik langsung oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta.
Muhammad Tonang merupakan sosok yang dikenal sebagai pejabat karier di lingkungan Kementerian Agama. Perjalanannya dimulai pada tahun 2003 sebagai staf di KUA Patimpeng, Kabupaten Bone.
Sejak saat itu, dia terus meniti karier di Kemenag, menjabat berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Maros pada 2020 dan Kabid Pendidikan Madrasah pada 2022. Pada 2024, dia dipercaya menjadi Kepala Kanwil Kemenag Sulsel.
4. Profil singkat

Lahir di Sanrego, Kabupaten Bone, pada 14 September 1974, Muhammad Tonang menamatkan pendidikan dasarnya di Pesantren Ma'had Hadis Biru. Dia melanjutkan pendidikan ke IAIN (UIN) Alauddin Makassar, Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin, hingga meraih gelar magister dari jurusan yang sama.
Tonang meninggalkan seorang istri, Nurlina Anas, dan tiga anak. Kepergiannya tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh jajaran Kementerian Agama.


















