Kebakaran Hanguskan 38 Rumah Asrama Kesdam II di Makassar

Makassar, IDN Times - Kebakaran melanda Asrama Kesdam II yang terletak di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, pada Sabtu (22/02/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api melalap sejumlah bangunan di lokasi tersebut.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, menyebutkan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.
"Penyebabnya sementara diduga, disebabkan terjadi adanya korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah, dan selanjutnya menjalar ke beberapa rumah lainnya, sampai saat ini kita masih dalam pendalaman, belum diketahui pasti penyebabnya," kata Gatot dalam siaran persnya.
1. Sebanyak 38 rumah hangus terbakar

Kapendam menyebutkan sebanyak 38 unit rumah hangus terbakar dalam insiden ini. Namun, jumlah pasti kerugian materiil belum dapat dipastikan.
"Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kerugian materiil akibat peristiwa ini juga belum dapat diestimasi. Kami akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran ini," katanya.
2. Pangdam instruksikan bentuk tim investigasi

Menyikapi kejadian ini, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, telah menginstruksikan pejabat utama untuk segera menangani musibah ini. Selain itu, pangdam juga menginstruksikan untuk membentuk tim investigasi guna mendalami penyebab kebakaran.
"Bapak Pangdam sudah memerintahkan para pejabat utama (PJU)-nya untuk bergerak menangani musibah tersebut, termasuk membentuk tim investigasi dalam mendalami penyebab musibah yang terjadi," kata Gatot.
3. Pangdam sampaikan duka cita

Pangdam juga menyampaikan duka atas musibah tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
"Dengan adanya musibah seperti ini, sehingga kepada seluruh masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama hal-hal yang bisa menyebabkan kebakaran supaya diantisipasi dengan harapan musibah serupa tidak terulang lagi," katanya.



















