Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kasus COVID-19 Melonjak, BOR ICU dan Isolasi Sulsel Masih Terkendali
Ilustrasi rumah sakit (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Makassar, IDN Times - Kasus COVID-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkat. Namun tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU khusus pasien COVID-19 masih terkendali.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman usai mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto secara virtual, Minggu (13/2/2022). 

"Walaupun terjadi kasus konfirmasi yang signifikan, rawat inap secara umum dalam satu minggu terakhir masih berada pada angka 1,75 per 100.000 penduduk," jelasnya.

1. Angka BOR masih rendah

Ilustrasi rumah sakit. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Kasus aktif COVID-19 di Sulsel per 12 Februari 2022 tercatat sebanyak 2.997 atau 2,65 persen, angka kesembuhan 95,37 persen dan angka kematian 1,99 persen. 

Kasus konfirmasi harian dalam satu minggu terakhir sekitar 2.608 kasus baru dengan laju kasus positif per 100.000 penduduk sebesar 29,1 persen. Sedangkan laju kematian per 100.000 penduduk dalam 7 hari terakhir adalah 0,06 persen. 

"Meski begitu, keterisian tempat tidur (BOR) Isolasi dan ICU dan Isolasi kita masih rendah yaitu 9 persen BOR isolasi dan 3 persen BOR ICU," kata Sudirman.

2. Satgas siapkan langkah antisipasi gelombang ketiga

Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Dengan meningkatnya kasus COVID-19 ini, maka Sulsel kini mulai memasuki gelombang ketiga. Satgas pun telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Di antaranya yaitu pelaksanaan PPKM dan prokes secara konsisten, penyiapan TT Isolasi, penyiapan oksigen dan nakes.

Kemudian, percepatan vaksinasi melalui program Kebut Vaksinasi, layanan telemedicine Hallo Dokter bagi yang menjalani isolasi mandiri, penguatan tracing dan testing.

"Serta pengawasan pengetatan pintu-pintu masuk Sulsel," kata Sudirman.

3. Sudirman minta masyarakat segera vaksinasi

Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Sudirman pun mengajak masyarakat untuk segera vaksinasi. Bagi yang telah mendapatkan dosis satu, untuk segera melengkapi vaksinasi dosis dua dan booster.

"Dalam sepekan terakhir ini, ada 5 kasus kematian di Sulsel. Dan ternyata mereka belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Ayo segera Vaksin lengkap!," katanya.

Sementara total cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan, untuk dosis ke-1 telah mencapai 5.804.611 orang atau 82,24 persen, sedangkan dosis ke-2 sebanyak 3.769.165 orang atau 53,40 persen. Sedangkan untuk lansia, vaksinasi dosis ke-1 telah mencapai angka 64,33 persen dan dosis ke-2 sebesar 37,42 persen.

Editorial Team

Related Article