Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kantor-Pos Polisi di Makassar Diserang, Kapolrestabes: Sudah Damai

Kantor-Pos Polisi di Makassar Diserang, Kapolrestabes: Sudah Damai
Pos Polantas di pertigaan Jl Sultan Alaudfin - AP Pettarani Makassar dibakar OTK. (Istimewa)
Share Article

Makassar, IDN Times - Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib angkat bicara soal perusakan kantor, pos, dan kendaraan polisi di beberapa lokasi di Makassar, Jumat dini hari (14/4/2023). Dia menyebut persoalan itu sudah selesai dengan damai.

Menurut informasi yang dihimpunpenyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal itu didahului peristiwa cekcok melibatkan anggota Polri dan TNI. Saat dikonfirmasi, Kapolrestabes enggan menjelaskan lebih rinci soal kejadian itu. Namun dia juga tidak membantah, karena menyebut persoalan sudah selesai.

"Kesepakatan damai atas kesalahpahaman antara personel Polrestabes Makassar dan anggota TNI depan pos Lantas 704 flyover Makassar. Selesai dan damai, kita saling memaafkan dan bersama-sama agar tetap jaga sinergitas TNI-Polri," kata Ngajib melalui pesan WhatsApp kepada IDN Times, Jumat pagi.

Diberitakan, orang tak dikenal menyerang Kantor Polres Pelabuhan Makassar, Jumat dini hari Di sekitar waktu yang sama, perusakan terjadi di sejumlah pos polisi di Kota Makassar. Penyerangan mengakibatkan kerusakan berupa kaca-kaca pecah serta beberapa kendaraan dirusak hingga dibakar.

1. Persoalan dianggap sudah selesai

Mobil polisi di Posek Kawasan Pelabuhan Makassar dilempari orang tak dikenal. (Istimewa)
Mobil polisi di Posek Kawasan Pelabuhan Makassar dilempari orang tak dikenal. (Istimewa)

Sebelum terjadi penyerangan orang tak dikenal, ada insiden di depan pos polisi lalu lintas 704 di kawasan flyover persimpangan Jalan Urip Sumoharjo-AP Pettarani, pada Jumat dini hari. Menurut informasi yang dihimpun, saat itu seorang anggota TNI berpakaian sipil melintas dengan sepeda motor. Anggota polisi yang berjaga menahannya karena menggeber-geber motor. Kedua pihak dilaporkan cekcok.

Kapolrestabes Makassar enggan menanggapi saat ditanyai apakah kedua peristiwa berkaitan. Menurutnya permasalahan sudah selesai. 

"Ini semua kesalahpahaman dan itu sudah diselesaikan, sepakat damai," ucap Kombes Ngajib.

2. "Semua yang rusak kita perbaiki"

Dua unit motor motor polisi juga dibakar Otk. (Istimewa)
Dua unit motor motor polisi juga dibakar Otk. (Istimewa)

Penyerangan pada Jumat dini hari mengakibatkan sejumlah kerusakan gedung kantor dan pos polisi. Ada sejumlah motor dan mobil dibakar. Namun tidak ada pernyataan polisi data lengkap kerusakan.

"Semua yang rusak itu langsung kita perbaiki dan kita fungsikan kembali," kata Kombes Ngajib.

3. Rekaman penyerangan pos polisi beredar di media sosial

Perusakan antara lain terjadi di pos polisi lalu lintas di pertigaan Jalan AP Pettarani - Sultan Alauddin. Pos itu dirusak hingga kaca-kaca pecah kemudian dibakar, diduga pelaku menggunakan molotov. Saat kejadian, tidak ada polisi berjaga.

Perusakan juga terjadi di pos polisi kawasan fly over Jalan Urip Sumoharjo. Musala Presisi yang terletak di samping pos rusak, dengan kaca-kaca pecah. Rekaman kamera CCTV beredar di media sosial, menunjukkan sejumlah orang melempari bangunan dengan batu.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dahrul Lobubun
EditorDahrul Lobubun

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Kesbangpol Sulsel Jelaskan soal Proses Seleksi Paskibraka Nasional

02 Jun 2026, 22:58 WIBNews