Kakak Gubernur Sulsel Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kabupaten Bone

Makassar, IDN Times - Kakak kandung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, yaitu Andi Sumardi Sulaiman, telah meninggal dunia pada Rabu (28/6/2023) malam. Berita duka itu menyelimuti keluarga besar Andi Sudirman.
Sumardi meninggal dunia di RSUD Labuang Baji, Makassar. Nyawanya tidak tertolong setelah mengalami serangan jantung. Hal ini dikonfirmasi oleh saudara almarhum.
"Iya, jantung," kata saudara almarhum, Andi Sukri Sulaiman.
1. Bupati Bone jadi irup upacara pemakaman

Jenazah Sumardi pun dimakamkan di Dusun Cekkewatu, Desa Taruadae, Kabupaten Bone, Kamis (29/6/2023). Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi, menjadi irup pemakaman jenazah almarhum Andi Sumardi Sulaiman.
Sebelum pemakaman berlangsung, pihak keluarga menggelar serah terima jenazah almarhum kepada Pemerintah Kabupaten Bone. Almarhum dilepas langsung pihak keluarga almarhum yakni Andi Ibrahim.
"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Andi Sumardi Sulaiman, S.Sos., M.Si kepada Bupati (Bone) untuk dimakamkan di pekuburan Abbinuange Dusun Cekkewatu, Desa Taruadae, secara layak," ungkap Andi Ibrahim dalam sambutannya.
2. Tidak dihadiri Andi Sudirman

Pemakaman jenazah Sumardi tidak dihadiri oleh Sudirman. Saat ini, Sudirman masih berada di Tanah Suci dalam rangka menunaikan ibadah haji.
Kendati demikian, pemakaman jenazah Sumardi dihadiri keluarga besarnya. Salah satunya Andi Amran Sulaiman, pengusaha sekaligus eks Menteri Pertanian RI. Amran merupakan adik dari almarhum yang juga kakak dari Sudirman.
3. Karir Andi Sumardi Sulaiman di pemerintahan

Semasa hidup, almarhum Andi Sumardi Sulaiman, banyak berkarir di pemerintahan. Dia pernah menduduki sejumlah jabatan di instansi Pemkab Bone sebelum ke Pemprov Sulsel.
Dia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone 2017-2019. Dia juga pernah menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone tahun 2015-2017.
Jabatan terakhir yang diembannya adalah sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel sejak tahun 2019.



















