Makassar, IDN Times - Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Hamidin enggan mengategorikan kabupaten-kota di wilayah tugasnya yang rawan terjadi konflik terkait Pemilu. Menurut Hamidin, Jumat (5/4), ia menganggap semua daerah yang termasuk wilayah tugasnya sebagai daerah yang memiliki tingkat kerawanan, dengan waktu pemungutan suara pada 17 April 2019.
“Tidak ada klasifikasi ini daerah rawan dari daerah lain. Di kepemimpinan saya, semua saya anggap rawan agar bisa bekerja secara optimal. Kalau ada daerah yang dianggap rawan fokus hanya pada satu titik, tahu-tahu terjadi di daerah lain. Pada prinsipnya kita harus kerja maksimal,” kata Hamidin.
