Jalur Prestasi Didahulukan, SPMB Makassar Hadir dengan Skema Baru

- Dinas Pendidikan Makassar menyiapkan SPMB 2026 dengan perubahan urutan seleksi, di mana jalur prestasi dibuka lebih awal sebelum jalur zonasi dan lainnya.
- Kuota tiap jalur penerimaan masih menunggu finalisasi petunjuk teknis, dan akan diumumkan sebelum pendaftaran resmi dimulai.
- Pemerintah kota menambah opsi sekolah swasta penerima BOS dalam sistem SPMB agar semua anak tetap mendapat akses pendidikan tanpa biaya tambahan.
Makassar, IDN Times - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Dinas Pendidikan Kota Makassar menyiapkan sejumlah penyesuaian dalam mekanisme penerimaan tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyebut aturan teknis tengah dirampungkan, termasuk peraturan wali kota dan petunjuk pelaksanaan. SPMB tetap mengacu pada regulasi kementerian, dengan empat jalur penerimaan yang digunakan.
Perubahan terlihat pada urutan pelaksanaan seleksi. Jalur prestasi kini dibuka lebih awal, disusul jalur lain seperti zonasi.
"Kalau sebelumnya jalur zonasi didahulukan, sekarang kita ubah. Jalur prestasi akan dibuka lebih dulu, baru kemudian jalur lainnya termasuk zonasi," kata Achi, Minggu (4/4/2026).
1. Jalur prestasi dibuka lebih awal

Penyesuaian ini ditujukan untuk memberi ruang lebih luas bagi siswa berprestasi dalam memilih sekolah tujuan. Sekolah-sekolah dengan peminat tinggi tetap dapat diakses melalui jalur ini.
Jalur prestasi mencakup dua kategori penilaian, yakni akademik dan non-akademik. Untuk kategori akademik, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu acuan.
"Kalau nilai TKA-nya bagus, silakan mendaftar ke sekolah yang diinginkan. Kita ingin semua anak punya kesempatan yang sama untuk berkompetisi," kata Achi.
2. Kuota jalur tunggu finalisasi

Kuota masing-masing jalur masih menunggu finalisasi petunjuk teknis. Dinas Pendidikan memastikan informasi tersebut akan diumumkan sebelum tahapan pendaftaran dimulai.
Selain perubahan jalur, SPMB tahun ini juga memuat opsi tambahan berupa sekolah swasta dalam pilihan pendaftaran. Calon murid tidak hanya memilih sekolah negeri, tetapi juga dapat memasukkan sekolah swasta yang tidak berbayar.
"Jadi misalnya dalam SPMB disiapkan dua atau tiga pilihan untuk sekolah negeri, maka pilihan akan ditambah dengan sekolah swasta yang tidak berbayar," ungkap Achi.
3. Sekolah swasta jadi opsi tambahan

Kebijakan ini disiapkan sebagai respons atas tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri. Pemerintah kota menyediakan alternatif agar seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.
Sekolah swasta yang masuk dalam sistem merupakan lembaga yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dukungan tersebut membantu pembiayaan operasional tanpa membebani orang tua.
"Semua anak harus bersekolah. Itu himbauan pemerintah. Pilihannya ada di orang tua. Kalau tidak tertampung di negeri, kami siapkan sekolah swasta yang tidak berbayar," jelas Achi.


















