Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jadi Pj Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry Bertugas Kawal Masa Transisi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik Pj. Gubernur Sulsel Fadjry Djufry. (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times - Setelah resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Fadjry Djufry langsung dihadapkan pada sejumlah tugas prioritas yang harus diselesaikan selama masa transisi kepemimpinan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya penanganan isu strategis di Sulawesi Selatan, mulai dari penanggulangan bencana hingga pelaksanaan program nasional.

Salah satu pesan dari Mendagri yakni penanganan banjir mengingat sejumlah wilayah Sulawesi Selatan yang baru-baru ini terdampak bencana banjir. Tito meminta Fadjry untuk segera berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait untuk memastikan langkah-langkah mitigasi bencana berjalan efektif.

"Saya tahu bahwa beberapa waktu lalu juga ada bencana banjir di sana yang perlu Bapak juga atasi bersama-sama dengan rekan Forkopimda dan juga program-program Bapak Presiden yang perlu mendapat perhatian oleh kepala daerah termasuk di Sulawesi Selatan," kata Tito. 

1. Mendukung swasembada pangan

Pasar Terong di Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Tugas lainnya yakni mendukung swasembada pangan. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Sulawesi Selatan memiliki peran strategis dalam mendukung program swasembada pangan. Pengalaman Fadjry di bidang pertanian diharapkan dapat mempercepat implementasi program ini.

"Salah satu pertimbangan Bapak dipilih karena memang Sulawesi Selatan itu lumbung pangan Indonesia. Pengalaman dan kemampuan Bapak di bidang pertanian kita harapkan bisa mempercepat program-program untuk swasembada pangan menunjang pangan Indonesia," kata Tito. 

2. Penanganan stunting dan kekurangan gizi

Ilustrasi stunting (pexel)

Program pengentasan stunting dan peningkatan gizi juga menjadi fokus utama untuk Fadjry. Pemerintah pusat mendorong semua kepala daerah, termasuk penjabat gubernur, untuk mempercepat realisasi program pemberian makanan bergizi kepada anak-anak dan ibu hamil.

"Pogram yang lain mulai dari masalah stunting, kekurangan gizi, di usia dini. Anak-anak dan ibu hamil ada program makan bergizi, hilirisasi, itu yang perlu mendapat perhatian dari semua kepala daerah termasuk Sulawesi Selatan yang menjadi atensi dari Bapak Presiden," kata Tito. 

3. Mempersiapkan transisi kepemimpinan

Ilustrasi Pilkada 2024. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dengan masa jabatan yang singkat hingga pelantikan kepala daerah definitif, Fadjry diharapkan dapat menjaga stabilitas politik dan keamanan pasca Pilkada Serentak. Tito juga mengingatkan pentingnya komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, Forkopimda, dan tokoh masyarakat.

"Tolong komunikasi dengan Pak Zudan sekaligus juga tidak terlalu panjang waktunya karena sebentar lagi Pilkada selesai termasuk Sulawesi Selatan dan mungkin Februari atau Maret akan pelantikan kepala daerah terpilih," kata Tito.

Editorial Team

Related Article