Makassar, IDN Times - Untuk pertama kalinya, Indonesia hadir lewat Paviliun Indonesia di ajang Fine Food Australia 2026, salah satu pameran dagang pangan terbesar di Australia. Pameran yang digelar 31 Agustus-3 September 2026 di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC) ini jadi panggung bagi produk-produk unggulan Indonesia untuk unjuk gigi di depan buyer, distributor, dan pelaku industri pangan Australia.
Paviliun Indonesia dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo, pada 31 Agustus 2026. Momen pembukaan ini sekaligus jadi ajang perkenalan perusahaan-perusahaan Indonesia kepada pengunjung, buyer, distributor, dan pelaku industri yang datang ke Fine Food Australia 2026.
Dalam sambutannya, Yohannes menyebut keikutsertaan Indonesia di Fine Food Australia sebagai bagian dari upaya memperluas akses produk RI ke pasar Australia sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
"Fine Food Australia merupakan platform yang sangat baik bagi perusahaan Indonesia untuk memperkenalkan produk unggulannya secara langsung kepada buyers, distributor, dan pelaku industri pangan di Australia. Kehadiran Indonesia dalam pameran ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki beragam produk pangan yang memiliki kualitas, keunikan, dan potensi untuk dikembangkan di pasar Australia," ujar Konsul Jenderal RI Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo dalam rilis pers kepada IDN Times, Kamis (10/9/2026).
Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar transaksi sesaat.
"Kami berharap partisipasi perusahaan Indonesia dalam Fine Food Australia tidak hanya menghasilkan transaksi bisnis, tetapi juga membuka jejaring dan kerja sama jangka panjang antara pelaku usaha kedua negara. KJRI Melbourne akan terus mendukung upaya peningkatan hubungan perdagangan dan ekonomi Indonesia-Australia, termasuk melalui promosi produk-produk unggulan Indonesia di Victoria dan Tasmania," tambahnya.