Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Imbas Judi Sabung Ayam, Dua Kasat di Sulsel Dicopot
Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian R. Djajadi pada pemusnahan barang bukti narkoba hasil tangkapan, Rabu (29/5/2024). (Dok. Istimewa)
  • Kapolda Sulawesi Selatan akan mencopot anggota polisi yang terlibat perjudian dan narkoba, termasuk judi online
  • Selama menjabat, Kapolda sudah mencopot dua Kepala Satuan karena pembiaran praktik judi sabung ayam
  • Instruksi telah diberikan kepada Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pengecekan ponsel anggota serta razia ponsel dilakukan oleh Kepala Seksi Propam Polrestabes Makassar
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada setiap anggota jajarannya yang terlibat perjudian.

“Penegasan saya di sini, jika ada anggota yang terindikasi baik disiplin maupun etik yang mengarah ke perjudian akan saya copot. Termasuk judi online itu. Lebih-lebih anggota yang terlibat narkoba,” kata Andi Rian kepada wartawan, Senin (24/06/2024).

1. Dua kasat dicopot dari jabatannya

ayam jago (unsplash.com/Ricardo Porto)

Peringatan ini, kata Andi Rian bukan hanya isapan jempol belaka. Selama dia menjabat sudah ada dua Kepala Satuan (Kasat) yang dicopot. “Beberapa bulan lalu Kasat Reskrim dan Kasat Intel Torut (Toraja Utara) saya copot,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara Sulsel itu menyatakan dua perwira polisi itu melakukan pembiaran alias tidak melakukan langkah hukum terhadap pelaku judi. “Kasus judi sabung ayam, dengan terjadinya praktik itu berarti ada pembiaran,” jelas Andi Rian.

Aksi “bersih-bersih” itu terus dilakukan Andi Rian. Dia menyatakan dalam waktu dekat ada satu perwira polisi lagi yang akan ditindak. “Ini lagi nanti dalam waktu dekat ada lagi satu Kapolsek saya copot. Untuk praktik judi dan narkoba tidak ada kompromi. Apalagi untuk anggota saya,” tegasnya.

2. Propam se-jajaran diintruksikan rutin razia

Ilustrasi anggota kepolisian (Dok. Polrestabes Makassar)

Alumni Akademi Kepolisian 1991 itu telah menginstruksikan untuk seluruh satuan kerja dalam hal ini Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pengecekan terhadap setiap ponsel milik anggota.

Selain itu, Andi Rian mengaku sering mengingatkan jajarannya untuk tidak terlibat judi. “Setiap saat itu kita sampaikan dalam apel pagi, dalam acara menghadirkan anggota saya selalu mengingatkan jangan terlibat judi dan narkoba karena pasti sanksinya tegas," ujarnya.

3. Polrestabes Makassar melakukan razia ponsel milik personel

detik.com

Kepala Seksi (Kasi) Propam Polrestabes Makassar, Kompol Supriadi Idrus mengatakan pihaknya melakukan razia ponsel milik personel pagi tadi usai apel. “Ini semacam sidak, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” jelasnya.

Supriadi bilang, pengecekan juga dipimpin oleh Wakapolrestabes Makassar, AKBP Budi Susanto. Personel Propam mengecek aplikasi dan aktivitas yang terkait judi online di ponsel anggota Polrestabes Makassar.

“Hasil dari pemeriksaan secara acak tadi, kami tidak mendapatkan aplikasi yang terkait dengan judi online. Artinya sebagian besar personil mematuhi aturan yang berlaku. Namun, bagi personil yang kedapatan memiliki aplikasi judi online di ponsel mereka, akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Supriadi.

Editorial Team

Related Article