Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fans Argentina Diduga Serang Konvoi Suporter Spanyol di Makassar

Fans Argentina Diduga Serang Konvoi Suporter Spanyol di Makassar
Tangkapan layar video fans Spanyol diduga diserang oleh pendukung Argentina di Makassar, Senin (20/7/2026). Dok. Istimewa
Share Article

Makassar, IDN Times - Sekelompok pemuda diduga fans Argentina menyerang rombongan fans Spanyol saat merayakan konvoi juara piala dunia di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026) pagi.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, rombongan fans Spanyol konvoi menggunakan sepeda motor tiba-tiba dilempari batu oleh beberapa pria yang berdiri di depan sebuah gang, merela diduga fans Argentina.

Akibat serangan itu, rombangan fans Spanyol panik dan langsung berusaha menyelamatkan diri dengan cara menghindari lemparan batu.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni mengatakan, insiden penyerangan tersebut terjadi usai laga final Piala Dunia yang dimenangkan oleh Spanyol.

"Iya terjadi penyerangan," kata Uji saat dikonfirmasi, Senin.

Meski demikian Uji mengaku hingga kini belum ada korban yang datang melapor terkait penyerangan tersebut.

"Tidak ada pelaporan (apakah ada korban). Sampai sekarang tidak ada pengaduan," ucapnya.

Penyerangan dipicu saling ejek

Uji menduga insiden tersebut dipicu aksi saling mengejek antara pendukung kedua tim setelah laga final berakhir.

"Mungkin (saling ejek)," singkatnya.

Menindaklanjuti video viral itu, pihaj kepolisian langsung menuju ke tempat kejadian perkara, namun situasi sudah kembali kondusif.

"Intinya saya lihat di video dan dikirimkan teman saja, tapi pas ke lokasi sudah tidak ada," tandasnya.

Sekadar diketahui, Spanyol menang 1-0 saat melawan Argentina di final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat.

Gol Spanyol diciptakan Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu, sekaligus mengakhiri status Argentina sebagai juara bertahan.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sulawesi Selatan

See More