Fadjry Djufry Siap Jalankan Amanah sebagai Pj Gubernur Sulsel

- Fadjry Djufry siap menjalankan tugas sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, fokus pada pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting.
- Sulawesi Selatan diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam mendukung swasembada pangan di Indonesia dan menjadi contoh bagi provinsi lain.
- Fadjry Djufry akan fokus pada program swasembada energi dan menjadi penghubung efektif antara pemerintah pusat dan daerah.
Makassar, IDN Times - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan yang baru dilantik, Fadjry Djufry, menyampaikan kesiapannya untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam sesi wawancara usai pelantikan, Fadjry menyampaikan fokus utama yang akan dikerjakannya selama masa tugasnya.
"Hari ini saya diberi tugas Bapak Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan," kata Fadjry.
Fadjry menjelaskan bahwa sejumlah pesan penting telah disampaikan kepadanya, termasuk pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah kesuksesan program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk mengatasi gizi buruk.
1. Swasembada pangan dan energi jadi prioritas

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Sulawesi Selatan diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam mendukung swasembada pangan di Indonesia. Fadjry menegaskan bahwa keberhasilan Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam menjaga ketahanan pangan.
"Kita tahu Sulawesi selatan, salah satu lumbung pangan nasional. Diharapkan Sulawesi selatan bisa menjadi contoh yang baik provinsi lain untuk ketersediaan pangan di Indonesia," jelasnya.
Selain itu, program swasembada energi juga menjadi salah satu fokus utamanya, sejalan dengan arahan dari Presiden dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
2. Kesiapan mengakselerasi program nasional

Sebagai putra daerah, Fadjry Djufry menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah. Dia berjanji akan mendorong dan mempercepat implementasi program-program prioritas nasional yang relevan bagi Sulawesi Selatan.
"Terima kasih Bapak Presiden, Mendagri, saya bisa menjembatani semua program, mendorong, mengakselerasi semua program yang ada di nasional termasuk di Sulawesi Selatan,"katanya.
3. Rekam jejak Fadjry Djufry

Fadjry Djufry mengawali karir sebagai peneliti pada 1994. Dia dikukuhkan sebagai Profesor Riset pada 25 Januari 2022 dengan orasinya berjudul Pengembangan Pertanian Cerdas Iklim Inovatif Berbasis Teknologi Budidaya Adaptif Menuju Pertanian Modern Berkelanjutan.
Fadjry Djufry memiliki pengalaman panjang di bidang pertanian. Sebelum menjabat sebagai Kepala BSIP, dia pernah memimpin Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, di mana dia menciptakan berbagai inovasi, termasuk formula eucalyptus yang membantu meringankan gejala COVID-19.
Di tingkat internasional, dia terpilih sebagai anggota The International Scientific Advisory Board for Strategy 'MeaDRI' yang digagas oleh Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang. Pengakuan ini menunjukkan peran penting Fadjry dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di tingkat global.


















