Enam OTK Serang Warga di Bontoala Makassar, Pengemudi Ojol Kena Tebas

Enam orang tak dikenal menyerang warga dengan senjata tajam di kawasan Bontoala, Makassar.
Pengemudi ojol Tomi Hermawan terluka di dada kiri bawah dan dilarikan ke rumah sakit.
Polisi mendatangi lokasi, meminta keterangan saksi, dan menyelidiki enam orang yang diduga melakukan penyerangan.
Makassar, IDN Times - Enam orang tak dikenal (OTK) menyerang warga menggunakan senjata tajam di Jalan Yos Sudarso Lorong 153 A, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026) dini hari.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Tomi Hermawan (21) menjadi korban setelah diserang menggunakan parang hingga mengalami luka di bagian dada kiri bawah. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di lorong bersama sejumlah warga.
1. Pelaku berboncengan dan membawa senjata tajam

Suasana lokasi kejadian usai sekelompok orang tak dikenal menyerang warga di Makassar, Minggu (19/10/2026) dini hari. Dok. Istimewa Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, membenarkan informasi terkait peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kelompok penyerang datang menggunakan dua sepeda motor, masing-masing ditumpangi tiga orang
"Korban mengalami luka tusuk pada dada kiri bagian bawah yang dilarikan ke RS. PIP," kata Jafar kepada IDN Times, Minggu (18/10/2026).
2. Warga berusaha mengejar pelaku

Suasana lokasi kejadian usai sekelompok orang tak dikenal menyerang warga di Makassar, Minggu (19/10/2026) dini hari. Dok. Istimewa Anggota Polsek Bontoala menerima informasi adanya sekelompok pemuda yang datang dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang remaja di Jalan Yos Sudarso.
"Menurut keterangan saksi, salah seorang pelaku yang disebut bernama Tegar membawa parang dan mengayunkannya ke arah warga yang sedang berkumpul di lorong," ujarnya.
Pelaku kemudian mengarahkan senjata tajam tersebut ke Tomi hingga mengenai bagian dada kiri bawah. Setelah menyerang korban, pelaku kembali mengayunkan parangnya ke arah sejumlah warga, tetapi tidak mengenai sasaran.
"Warga yang berada di lokasi berlarian menyelamatkan diri. Setelah itu, kelompok pemuda tersebut meninggalkan tempat kejadian perkara," tutur Jafar.
3. Polisi datangi lokasi kejadian

Suasana lokasi kejadian usai sekelompok orang tak dikenal menyerang warga di Makassar, Minggu (19/10/2026) dini hari. Dok. Istimewa Setelah menerima informasi penyerangan, Kapolsek Bontoala Kompol H. Abdul Samad bersama personel mendatangi lokasi untuk mengendalikan situasi dan meminta keterangan korban serta sejumlah saksi.
Korban yang mengalami luka akibat serangan senjata tajam kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Jafar mengatakan, polisi melakukan penanganan terhadap kasus tersebut. Keterangan saksi dan informasi mengenai identitas salah seorang terduga pelaku menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyerangan tersebut.
"Keenam orang yang melakukan penyerangan dalam proses penyelidikan," tandasnya.




















