Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Antrean Pertalite di Manado Masih Mengular, Pertamina Tambah Pasokan

Kota Makassar
2 min read
Antrean Pertalite di Manado Masih Mengular, Pertamina Tambah Pasokan
Antrean BBM di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/10/2026). IDNTimes/Savi
  • Antrean Pertalite masih mengular di sejumlah SPBU Manado pada Jumat malam, dengan waktu tunggu bisa lebih dari satu jam bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

  • Sebagian warga beralih ke Pertamax atau membeli bensin eceran seharga Rp35.000-Rp40.000 per liter untuk menghindari antrean panjang di SPBU.

  • Pertamina menambah pasokan 5.000 kiloliter, menyiapkan penyaluran 30% di atas kuota harian, serta mengerahkan sembilan truk tangki dari Gorontalo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manado, IDN Times - Antrean bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite masih mengular di sejumlah titik di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/10/2026) malam. Baik kendaraan roda 2 maupun 4 kebanyakan antre membeli pertalite.

Seorang warga bernama Rendo Sulangi akhirnya memilih antre pertamax agar tak perlu menunggu lama. "Sebenarnya sama saja (panjang antreannya) kalau sekarang karena banyak juga orang yang kemudian beralih ke pertamax," terangnya saat tengah mengantre di SPBU Kairagi 1.

Namun, antrean pertamax diperkirakan tak sepanjang pertalite. Jika antrean pertalite bisa memakan waktu lebih dari 1 jam, maka antrean pertamax tak lebih dari 1 jam.

  1. 1. Sopir angkot antre sejak sore

    Pengendara mengantre membeli bahan bakar minyak di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara.
    Antrean BBM di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/10/2026). IDNTimes/Savi

    Seorang sopir angkot rute Paal II-Mapanget bernama Angki Tumelap mengaku antre pertalite sejak sore. Pagi hingga siang hari sebelumnya ia gunakan untuk mencari penumpang.

    "Nanti rencananya setelah antre sekalian pulang ke rumah mau cari penumpang lagi," tuturnya.

    Angki memilih antre di SPBU lantaran harganya masih lebih murah daripada membeli pertalite eceran. Pasalnya, harga pertalite eceran sekarang mencapai Rp 40.000/liter.

  2. 2. Warga hindari antre di SPBU

    Antrean kendaraan mengular di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, saat warga menunggu pengisian bahan bakar minyak.
    Antrean BBM di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/10/2026). IDNTimes/Savi

    Warga lainnya, Rocky Rumampuk, justru memilih menghindari antre di SPBU karena terlalu lama. Ia lebih baik membeli bensin eceran di warung.

    "Tadi dapat di pinggir jalan Rp 35.000 satu liter. Mahal sekali, tapi daripada antre lama," sambungnya.

    Rocky baru akan kembali membeli BBM di SPBU jika antrean sudah normal. Ia mengaku lebih memilih istirahat di rumah usai bekerja.

  3. 3. Pertamina tambah pasokan 5.000 kiloliter

    Sejumlah kendaraan mengantre untuk membeli BBM di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara.
    Antrean BBM di SPBU Kairagi Satu, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (16/10/2026). IDNTimes/Savi

    Agar antrean pertalite berangsur normal, Pertamina menambah pasokan 5.000 kiloliter hari ini. Proses pendistribusian ke SPBU bakal dimulai pada Jumat malam.

    Selain itu, Pertamina juga mempersiapkan tambahan penyaluran sekitar 30% di atas kuota normal harian. Mereka bakal memperkuat distribusi dari Gorontalo dengan mengerahkan 9 truk tangki.

    "Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan BBM dalam beberapa hari ke depan," kata Region Manager Retail Sales Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Mardian.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More