Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Antrean BBM Subsidi Mengular di Kota Manado, Warga Datang Sejak Pagi

Kota Makassar
2 min read
Antrean BBM Subsidi Mengular di Kota Manado, Warga Datang Sejak Pagi
Atrean di SPBU Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/10/2026). IDNTimes/Savi
  • Antrean pertalite mengular hingga puluhan meter di mayoritas SPBU Manado sejak beberapa hari, membuat pengemudi menunggu lebih dari satu jam.

  • Sebagian pengemudi memilih pertamax demi tetap bekerja, meski antreannya juga mencapai 30-40 menit dan menambah biaya operasional.

  • Pemkot meminta Pertamina menyelesaikan gangguan distribusi dalam 2-3 hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manado, IDN Times - Antrean bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite mengular di mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/10/2026). Antrean yang mencapai puluhan meter tersebut sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Pengemudi ojek online bernama David Rompas mengaku sudah antre sejak pukul 11.00 WITA. Sebelumnya, ia masih sempat berkeliling mencari orderan.

"Saya baru ini antre karena memang baru habis (bensin). Nunggu sekitar 1 jam lebih baru dapat," tuturnya.

  1. 1. Sopir angkot beli pertamax

    Antrean di SPBU Tikala di Kota Manado, Sulawesi Utara, berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026.
    Atrean di SPBU Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/10/2026). IDNTimes/Savi

    Sedangkan seorang sopir angkot bernama James Tamengkel terpaksa membeli BBM jenis pertamax karena antrean yang panjang. Itupun baru berhasil ia dapatkan setelah sekitar 30-40 menit antre.

    "Iya soalnya kan pertalite mengantre sekali, jadi ada juga yang antre pertamax seperti saya supaya tidak lama. Ternyata juga sama saja," kata James.

    Meski membeli pertamax memberatkan biaya operasionalnya, James tetap memilih beli agar bisa kembali mencari nafkah. "Yah mau bagaimana lagi. Nanti tinggal cari banyak penumpang," ujarnya sambil tertawa.

  2. 2. Pemkot Manado beri batas waktu Pertamina 3 hari

    Sejumlah kendaraan mengantre di SPBU Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis, 15 Oktober 2026.
    Atrean di SPBU Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/10/2026). IDNTimes/Savi

    Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Manado menggelar rapat bersama Pertamina Wilayah SulutGo di Kantor Wali Kota Manado. Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menyebut pihaknya meminta penjelasan kepada Pertamina terkait kemungkinan penyebabnya.

    Salah satu penyebabnya adalah keterlambatan distribusi 3.000 kiloliter pertalite. BBM subsidi tersebut baru tiba di PT Pertamina (Persero) Integrated Terminal Bitung pada 13 Oktober 2026.

    "Kami meminta Pertamina menuntaskan persoalan tersebut dalam waktu 2-3 hari ke depan, agar antrean panjang di SPBU bisa terurai," jelas Richard.

  3. 3. Berencana tambah 5.000 KL

    Antrean kendaraan di SPBU Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis, 15 Oktober 2026.
    Atrean di SPBU Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/10/2026). IDNTimes/Savi

    Sales Branch Manager (SBM) SulutGo I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mohammad Agung Afrizal, mengatakan bahwa penyaluran BBM ke SPBU masih terus berlangsung. Selain itu untuk mengurai antrean, sejumlah SPBU memilih buka lebih awal yaitu pukul 06.00 WITA.

    Kemudian Pertamina juga berencana menambah pasokan pertalite sebanyak 5.000 KL besok. Agung mengimbau masyarakat tidak panic buying.

    "Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM tetap sesuai kebutuhan dan tetap tertib saat mengisi BBM," sambung Agung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More