Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Darmawangsyah Bakal Aktifkan 7 Pejabat Gowa yang Dinonaktifkan Husniah

Kota Makassar
3 min read
Darmawangsyah Bakal Aktifkan 7 Pejabat Gowa yang Dinonaktifkan Husniah
Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin. (IDN Times/Darsil Yahya)
  • Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin akan mengaktifkan kembali tujuh pejabat OPD yang sebelumnya dinonaktifkan untuk menormalisasi kepegawaian dan pengelolaan anggaran.
  • Pemkab Gowa menghadapi pertumbuhan ekonomi minus dan penyerapan anggaran 19,5 persen; Darmawangsyah berkoordinasi dengan DPRD serta Forkopimda untuk mempercepat pembangunan.
  • Darmawangsyah memastikan program dalam RPJMD tidak berubah dan anggaran 2027 akan diprioritaskan untuk menuntaskan agenda pembangunan lima tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, bakal mengaktifkan kembali tujuh pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya dinonaktifkan oleh Sitti Husniah Talenrang. Langkah ini dinilai penting untuk menormalisasi aktivitas kepegawaian dan pengelolaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Darmawangsyah mengatakan pengaktifan kembali para pejabat tersebut akan segera dilakukan. Ia berharap langkah itu dapat membantu memperlancar kegiatan pemerintahan, terutama di tengah rendahnya realisasi penyerapan anggaran dan kondisi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa.

"Insyaallah, segera (diaktifkan kembali). Karena dengan pengaktifan itu, itulah kunci untuk kemudian menormalisasi semua kegiatan kepegawaian dan anggaran di Kabupaten Gowa," kata Darmawangsyah kepada wartawan usai menghadiri pembukaan Expo UMKM Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Jumat (16/10/2026).

  1. 1. Tujuh pejabat OPD yang akan diaktifkan kembali

    Husniah Talenrang diberhentikan dari jabatan Bupati Gowa, digantikan Darmawangsyah Muin sebagai pelaksana tugas. (Dok. Humas Pemkab Gowa)
    Husniah Talenrang diberhentikan dari jabatan Bupati Gowa, digantikan Darmawangsyah Muin sebagai pelaksana tugas. (Dok. Humas Pemkab Gowa)

    Tujuh pejabat yang sebelumnya dinonaktifkan tersebut yakni Sekretaris Daerah Gowa Andy Azis Peter, Inspektur Gowa Syahrul Syahrir, Kepala Bappeda Sujjadan, dan Kepala BKPSDM Indra Said.

    Selanjutnya, Kepala BPKAD Mahmud, Kepala Satpol PP Umar Madjid, serta Sekretaris DPRD Gowa Andi Idil Hafid. Darmawangsyah menilai pengaktifan kembali para pejabat tersebut menjadi salah satu langkah untuk menormalkan kembali kegiatan kepegawaian dan pengelolaan anggaran daerah.

  2. 2. Target percepatan pembangunan dan penyerapan anggaran

    Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, meninjau Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Um
    Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, meninjau Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat malam (16/10/2026). (Dok. Kemenhaj Sulsel)

    Selain mengaktifkan kembali tujuh pejabat tersebut, Darmawangsyah mengatakan akan mempercepat program pembangunan yang telah direncanakan. Meski target program 100 hari pertama tidak lagi relevan dengan waktu awal masa jabatannya, ia memastikan agenda pembangunan tetap dilanjutkan.

    Darmawangsyah mengungkapkan, Kabupaten Gowa tengah menghadapi persoalan pertumbuhan ekonomi dan rendahnya realisasi penyerapan anggaran. Ia menyebut penyerapan anggaran saat ini baru mencapai 19,5 persen, meski tidak merinci periode penghitungan angka tersebut.

    "Kita berada di pertumbuhan yang minus, penyerapan masih 19,5 persen. Itu karena ada sedikit masalah," ujarnya.

    Ia mengaku telah membangun komunikasi dengan DPRD dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat koordinasi dalam menjalankan pemerintahan. Darmawangsyah berharap kolaborasi tersebut dapat memperbaiki kondisi ekonomi dan meningkatkan penyerapan anggaran hingga akhir tahun.

    "Saya yakin, insyaallah, dengan kolaborasi kita bersama, di akhir tahun yang dari minus itu akan menjadi plus," katanya.

  3. 3. Program dalam RPJMD tetap dilanjutkan

    Suasana rapat paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) DPRD Gowa di Kantor DPRD Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Rabu (12/8/2026
    Suasana rapat paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) DPRD Gowa di Kantor DPRD Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Rabu (12/8/2026). Dok. Youtube DPRD Gowa

    Darmawangsyah juga memastikan tidak akan mengubah program pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah ditawarkan kepada masyarakat sejak awal.

    "Tidak ada perubahan sama sekali, yang ada adalah kami tuntaskan dan selesaikan. Karena bukti daripada visi-visi kami itu, masyarakat menerima dan itulah kenapa kami terpilih waktu itu," tuturnya.

    Ia menegaskan anggaran pada 2027 akan diarahkan untuk menuntaskan program pembangunan yang telah direncanakan dalam RPJMD selama lima tahun. Pemerintah Kabupaten Gowa, kata dia, akan memprioritaskan penyelesaian agenda pembangunan tersebut.

    "Kita akan menggelontorkan semua anggaran itu untuk menyelesaikan RPJMD kami selama lima tahun," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More