Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemprov Sulsel Siapkan Irigasi Perpipaan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Kota Makassar
2 min read
Pemprov Sulsel Siapkan Irigasi Perpipaan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, Rabu (19/3/2025). IDN Times/Ashrawi Muin
  • Pemprov Sulsel menyiapkan irigasi perpipaan untuk memperkuat distribusi air pertanian dan ketahanan pangan, dengan mempertimbangkan kontur wilayah yang beragam.
  • Rencana irigasi tertutup masih berada pada tahap Basis of Design, dengan kajian awal di beberapa titik yang juga diharapkan mendukung penanganan banjir.
  • Pemprov melanjutkan pembangunan dan pemulihan jaringan irigasi existing di area sekitar 54 ribu hektare guna memenuhi kebutuhan air pertanian dan menjaga produktivitas lahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berencana mengembangkan sistem irigasi perpipaan untuk mendukung distribusi air ke lahan pertanian. Rencana ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur irigasi dan mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan pengembangan irigasi perpipaan masih dalam tahap Basis of Design (BOD) atau penyusunan dasar perencanaan. Pemerintah akan mengkaji sejumlah titik sebagai lokasi awal penerapan sistem tersebut.

"Kita rencana mau men-develop irigasi perpipaan, karena kita kan daerahnya, konturnya ada gunung, ada lembah, ada gunung lagi, ada rata," kata Sudirman, Sabtu (17/10/2026).

  1. 1. Irigasi perpipaan masih tahap perencanaan

    ilustrasi irigasi yang dibutuhkan sektor pertanian (dok. Kementan)
    ilustrasi irigasi yang dibutuhkan sektor pertanian (dok. Kementan)

    Menurut Sudirman, kondisi geografis Sulsel menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan sistem irigasi perpipaan. Jaringan tersebut diharapkan dapat membantu menyalurkan air ke lokasi strategis yang membutuhkan dukungan pengairan.

    Sudirman menyebut pemerintah akan mengkaji penerapan sistem tersebut di beberapa titik terlebih dahulu. Selain mendukung kebutuhan irigasi, pengembangannya juga diharapkan dapat terintegrasi dengan upaya penanganan banjir.

    "Harapan kita ini baru dalam BOD, Basis of Design, mungkin sampling beberapa titik dulu ya, paling tidak nanti titik itu, selain penanggulangan untuk banjir, sekaligus untuk sistem irigasi nantinya," katanya.

  2. 2. Pemprov Sulsel lanjutkan pemulihan irigasi

    Ilustrasi irigasi. (Dok. Kementan)
    Ilustrasi irigasi. (Dok. Kementan)

    Selain merencanakan irigasi perpipaan, Pemprov Sulsel juga melanjutkan pembangunan dan pemulihan fungsi jaringan irigasi yang sudah ada. Program tersebut berkaitan dengan area sekitar 54 ribu hektare.

    Sudirman mengatakan sejumlah jaringan irigasi telah kembali berfungsi. Program pembangunan dan pemulihan irigasi tersebut mulai berjalan pada pertengahan tahun dan akan dilanjutkan pada tahun depan.

    "Tentang irigasi, sudah banyak juga kita bangun, sudah banyak kita fungsional kembali, dari 54 ribu hektare situ sudah ada progres yang berapa persen ya, sudah kelihatan, memang tengah tahun kemarin baru kita mulai," katanya.

    Pemulihan jaringan irigasi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air pertanian dan mendukung produktivitas lahan. Ketersediaan air yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan.

  3. 3. Menggunakan sistem irigasi tertutup

    Ilustrasi irigasi (nnn.com.ng)
    Ilustrasi irigasi (nnn.com.ng)

    Sudirman menjelaskan sistem irigasi perpipaan yang direncanakan merupakan irigasi tertutup (internal irrigation system). Sistem ini berbeda dengan irigasi konvensional yang menggunakan saluran terbuka untuk mengalirkan air.

    "Jadi dia namanya internal irrigation system ya, irigasi sistem tertutup. Kalau ada kan sistem terbuka itu pakai saluran biasa," katanya.

    Penggunaan jaringan perpipaan akan dikaji dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah dan kebutuhan distribusi air. Namun, Pemprov masih perlu mematangkan desain teknis sebelum menentukan lokasi serta tahapan pelaksanaannya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More