Makassar, IDN Times - Kolaborasi strategis antara perguruan tinggi vokasi dan satuan pendidikan menengah kejuruan berupaya mengembangkan desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.
Tim Katalisator Kemitraan Berdikari Wilayah Sulawesi Barat yang terdiri dari konsorsium lima politeknik – Politeknik Bosowa (sebagai ketua), Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Politeknik Indonesia, dan Politeknik Dewantara – menggandeng SMK Negeri 1 Rangas dalam kegiatan riset dan inovasi teknologi di Desa Orobatu, Kabupaten Mamuju.
Melalui kegiatan yang merupakan bagian dari program riset strategis skema emas yang diinisiasi oleh Kemdiktisaintek dan LPDP, tim ini mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Tangkapan Melalui Inovasi Solar Sel Freezer Box Terapung dan Pengolahan Produk Perikanan Berkelanjutan untuk Kelompok Nelayan Pesisir Desa Orobatu.” Riset ini tidak hanya berfokus pada teknologi energi terbarukan, tetapi juga pada proses pengolahan hasil laut melalui pengasapan ikan untuk menciptakan produk bernilai tambah tinggi.
Ketua tim riset, Dewi Andriani, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menerapkan hasil penelitian langsung ke masyarakat. “Kolaborasi ini bukan sekadar sinergi antar lembaga pendidikan, tetapi bentuk nyata implementasi teknologi tepat guna bagi masyarakat. Energi terbarukan dan inovasi pengolahan hasil laut seperti rumah asap ikan portabel kami rancang agar bisa memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (19/4/2025).
