Deklarasi, Danny-Fatma Janjikan Perubahan Progresif untuk Makassar

Makassar, IDN Times - Bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi, mendeklarasikan pencalonannya pada Pilkada Makassar 2020. Pasangan ini diusung 2 parpol pengusung yakni Nasdem dan Gerindra serta 1 parpol pendukung yaikni Gelora.
Deklarasi pasangan yang mengusung tagline 'Adama' ini digelar dalam suasana yang kental dengan adat Bugis Makassar, di Pantai Losari, Kamis (3/9/2020). Danny yang didampingi Fatma berorasi di atas sebuah kapal Pinisi dengan dikawal 200 jolloro atau kapal kecil yang biasa digunakan nelayan.
Dalam orasinya, Danny meminta restu seluruh masyarakat Kota Makassar untuk menjadi pemimpin. Danny berjanji akan melayani warga Kota Makassar dengan baik dan menjadikan Makassar sebagai kota dunia.
"Kami Mohammad Ramdhan Pomanto bersama Hj Fatmawati Rusdi, pasangan Adama menyatakan diri untuk siap maju dalam Pilkada Kota Makassar 2020 sebagai calon wali kota dan wakil wali Kota Makassar," ucap Danny.
1. Danny jelaskan makna tagline 'Adama'

Danny menjelaskan makna dari tagline 'Adama' yang selama ini sudah sering didengarkan masyarakat. Adama, kata Danny, merupakan singkatan dari Danny-Fatma.
Namun lebih daripada itu, tagline Adama ternyata memiliki makna lain. Singkatan kedua adalah 'kami ada untuk Makassar'.
"Jadi yang tadinya kosong sekarang ada sekaligus menjadi jawaban dari ungkapan semangat yang sangat populer sejak 2018, yaitu Tungguma," kata Wali Kota Makassar periode 2013-2018 itu.
2. Danny ingin memberikan perubahan progresif bagi Makassar

Tagline Tungguma, bagi Danny sama dengan ungkapan semangat Jenderal Mac Arthur, seorang komandan militer asal Amerika Serikat, dalam perang Pasifik. Hal ini bermakna sebuah perubahan progresif yang terencana.
Dengan semangat inilah, Danny menjanjikan sebuah perubahan progresif yang terencana. Sebab dia ingin menjadikan Makassar sebagai kota dunia seperti yang telah ditorehkan pada masa pemerintahannya melalui pelayanan publik standar dunia.
"Kita sudah membawa Makassar di urutan ke-8 dunia yaitu kemampuan adaptasi terhadap revolusi industri 4.0 sebagai usaha percepatan pelayanan publik yang harus mampu diakses dengan mudah oleh semua kalangan tanpa terkecuali," ucapnya.
3. Danny ajak ketiga bapaslon lainnya beradu gagasan

Danny juga mengajak 3 bapaslon lainyya yaitu Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman), Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (Imun) dan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) untuk bersama memajukan Kota Makassar
"Untuk saudaraku, Appi-Rahman, Dilan dan Imun mari kita bertarung gagasan, adu ide, Pilkada ini untuk memajukan Makassar. bukan mencerai beraikan masyarakat Makassar, ini adalah Pilkada, bukan pemilihan Raja Hoax dan Raja Begal," kata Danny.


















